Kepala Sekolah di Ciputat Tegur Warga yang Bakar Sampah

Sedang Trending 49 menit yang lalu

Seorang kepala sekolah di Ciputat, Tangerang Selatan, melakukan tindakan tegas dengan menegur warga lokal yang membakar sampah di dekat area institusi pendidikan tersebut. Aksi ini dilakukan guna melindungi kesehatan para murid dari paparan asap pembakaran yang membahayakan pernapasan.

Ari Wibowo, kepala sekolah yang bersangkutan, mendapati aktivitas pembakaran sampah di samping tembok sekolahnya yang berada di Tanah Tingal pada Jumat (8/5/2026). Dilansir dari Detikcom, asap dari pembakaran tersebut sempat memicu keresahan di lingkungan sekolah.

"Iya sering kami temui di dekat tembok sekolah. Saya tegur pelan-pelan 'kenapa nih dibakar? Ini kan ada sekolah, asapnya kena murid-murid'," kata Ari, Kepala Sekolah.

Peristiwa tersebut sempat terekam dalam video yang menunjukkan asap pekat membubung di atas pembatas sekolah. Ari menjelaskan bahwa teguran diberikan karena ia menilai siswa memiliki hak untuk mendapatkan lingkungan belajar yang bersih dan sehat.

"Jadi itu sekitar jam 11, menjelang anak pulang sekolah. Lalu ada asap, saya cari tahu. saat saya belum negur, udah ada ortu yang mau chat admin sekolah 'eh Pak Ari untung keluar, kita baru mau laporan asap ini'," katanya Ari.

Setelah mendapatkan teguran, warga yang membakar sampah segera mematikan api tersebut. Ari juga berupaya memberikan edukasi dengan mengajak masyarakat sekitar untuk mengelola sampah secara lebih bijak agar tidak mencemari lingkungan.

"Saya ajak kerja sama berbasis solusi untuk olah sampah menjadi kompos," ucap Ari.

Selain memberikan teguran langsung, Ari menegaskan bahwa sekolahnya secara aktif mengajarkan siswa mengenai pentingnya mencintai lingkungan. Para siswa diberikan wawasan mengenai pengolahan berbagai jenis limbah, mulai dari sampah organik hingga limbah elektronik, melalui kolaborasi dengan pengurus RT dan RW setempat.

"Apalagi di Tangsel kan sudah ada perda larangan bakar sampah, dengan ancaman denda. Jadi kita ajarkan siswa menjadi pejuang bumi, menjaga lingkungan sekitar," kata Ari.