Kupang (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaporkan, progres pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, kini sudah mencapai 95 persen.
“Kita targetkan 7 Mei diharapkan selesai. Saat ini progresnya sampai dengan minggu kemarin, sudah 95 persen,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan Miftahul Huda di Kupang, Kamis.
Hal ini disampaikan di sela-sela pelaksanaan rapat Pembahasan tim terpadu dan persiapan pengadaan tanah Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kupang.
Dia menambahkan, jika sudah 100 persen selesai pada 7 Mei 2026, maka pihaknya memperkirakan pada Juli 2026 akan dilakukan panen perdana.
Baca juga: Pembangunan PSN kawasan Industri garam di Rote rampung Juni 2026
“Dengan begitu bisa dipastikan NTT dapat menjadi provinsi dengan penghasil garam terbaik di Indonesia,” tambah dia.
Dia mengatakan, secara nasional KKP menargetkan 2 ribu hektare lahan untuk K-SIGN tersebut di Rote. Namun kini luasnya justru sudah mencapai 13 ribu hektare.
Miftahul menambahkan, pihaknya menargetkan satu hektare itu sekali panen bisa mencapai 200 ton per musim atau per tahun di Rote Ndao.
Sehingga ujar dia jika luas lahan itu bisa digunakan dan hasil panen maksimal maka di dua tahun berikutnya hasil panen bisa mencapai 350 ribuan ton.
Baca juga: Menko Pangan dorong percepatan swasembada garam nasional 2027
“Nah 350 ribuan ton ini akan menjadi subsitusi dari garam yang sekarang diimpor, namanya garam untuk industri aneka pangan,” tambah dia.
Dia menambahkan, jika di 2027 nanti proyek di Sabu Raijua itu berhasil maka, impor untuk garam aneka pangan semuanya berasal dari Kabupaten Rote Ndao.
Miftahul mengharapkan, dukungan semua pihak termasuk masyarakat agar proyek tersebut, dapat berjalan dengan lancar , mengingat akan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat di kabupaten paling selatan NKRI tersebut.
Baca juga: KKP libatkan investor kembangkan Sentra Industri Garam Rote Ndao
Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·