Kondisi Kamaruddin Simanjuntak Terungkap Usai Penanganan Kasus Ferdy Sambo

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Keluarga mengonfirmasi kondisi terkini pengacara Kamaruddin Simanjuntak yang sempat menjadi perhatian publik dalam penanganan kasus pembunuhan Brigadir J oleh terdakwa Ferdy Sambo pada Senin (11/5/2026). Rekan sejawatnya, Martin Lukas Simanjuntak, memastikan keadaan sang pengacara dalam kondisi baik sekaligus mengklarifikasi isu yang beredar luas.

Klarifikasi ini muncul setelah adanya kesalahpahaman informasi mengenai sosok yang dikenal vokal selama proses hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tersebut. Martin menekankan pentingnya verifikasi informasi agar tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat yang mengikuti perkembangan kabar Kamaruddin.

"Puji Tuhan, Bang Kamaruddin Simanjuntak saat ini dalam keadaan sehat dan baik. Informasi tersebut saya peroleh langsung dari istri dan keluarga inti beliau." tulis Martin Lukas Simanjuntak sebagaimana dilansir dari bogor.tribunnews.com.

Martin juga memberikan imbauan tegas kepada para pengguna media sosial untuk lebih bijak dalam membagikan konten terkait kondisi pribadi Kamaruddin. Langkah ini diambil untuk menjaga privasi dan ketenangan keluarga besar Simanjuntak.

"Sehubungan dengan adanya miss informasi yang sempat beredar, kami mohon kepada rekan-rekan semua untuk tidak lagi melakukan repost dan/atau menyebarluaskan informasi tersebut, guna menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat," sambung Martin Lukas Simanjuntak.

Kamaruddin Simanjuntak sendiri memiliki rekam jejak panjang dalam mengawal kasus kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Ia secara konsisten mendampingi pihak keluarga korban hingga Majelis Hakim menjatuhkan vonis hukuman mati bagi Ferdy Sambo dan 20 tahun penjara untuk Putri Candrawathi.

Mengenai putusan yang dibacakan pada Februari 2023 tersebut, Kamaruddin sempat mengutarakan perasaannya terkait sikap para terdakwa selama persidangan. Ia menyayangkan ketidakinginan pihak Sambo untuk mengakui perbuatan mereka sejak awal penyelidikan.

"Soal putusan hukuman mati Ferdy Sambo, pertama saya sedih dan menangis. Tahun lalu saya menawarkan kepada Ferdy Sambo bahkan dan Putri Candrawathi supaya menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada keluarga," kata Kamaruddin Simanjuntak.

Kamaruddin menjelaskan bahwa dirinya sempat berupaya menjalin komunikasi namun tidak mendapatkan respons positif dari pihak terdakwa. Penolakan tersebut membuat proses hukum berjalan hingga tahap vonis maksimal oleh hakim.

"Coba dia dengar saran saya. Saya sudah meminta waktu saat itu, tetapi tidak direspons karena kecongkakannya," lanjut Kamaruddin Simanjuntak.

Selain fokus pada teknis hukum, ia menegaskan bahwa kemenangan keluarga Brigadir J merupakan momentum penting bagi penegakan keadilan di Indonesia. Dukungan publik yang masif menjadi kekuatan utama dalam mengungkap kebenaran dalam skandal besar di kepolisian tersebut.

"Ini adalah titik balik bahwa Indonesia harus bangkit dan berdiri lawan segala kezaliman, lawan kejahatan, lawan mafia hukum. Kita harus bersatu padu," pungkas Kamaruddin Simanjuntak.