- Kamis, 21 Mei 2026 19:12 WIB
Plt Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri Heni Hamidah (kanan) bersama Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang (kiri) dan Vahd Nabyl Achmad Mulachela (tengah) bersiap memberikan Press Briefing di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (21/5/2026). Kementerian Luar Negeri menyatakan terus menggunakan seluruh kanal diplomasi untuk melindungi dan memastikan pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penculikan pasukan Zionis Israel secara aman serta dilakukan dengan secepat-cepatnya. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./sgd
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang menyampaikan keterangan saat Press Briefing di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (21/5/2026). Kementerian Luar Negeri menyatakan terus menggunakan seluruh kanal diplomasi untuk melindungi dan memastikan pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penculikan pasukan Zionis Israel secara aman serta dilakukan dengan secepat-cepatnya. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./sgd
Plt Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri Heni Hamidah menyampaikan keterangan saat Press Briefing di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (21/5/2026). Kementerian Luar Negeri menyatakan terus menggunakan seluruh kanal diplomasi untuk melindungi dan memastikan pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penculikan pasukan Zionis Israel secara aman serta dilakukan dengan secepat-cepatnya. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./sgd
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
42 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·