Langkah tim 3x3 putra kandas di fase grup Asian Beach Games Sanya 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Langkah tim nasional bola basket 3x3 putra Indonesia terpaksa kandas di fase Grup B Asian Beach Games Sanya 2026, China, setelah kalah 11-22 melawan Malaysia, dalam pertandingan di Sanya Sports Centre Gymnasium, China, Senin sore.

Dalam laga terakhir di grup tersebut, Indonesia masih belum memetik hasil positif sehingga membuat rekor laga 0-3 (menang-kalah) sepanjang turnamen, sekaligus tidak mendapatkan tempat di fase gugur.

Indonesia menghadapi tekanan sejak awal laga ketika Malaysia mampu tampil agresif dalam menyerang dan disiplin dalam bertahan.

Tim Merah Putih kesulitan mengembangkan permainan, terutama dalam membangun serangan cepat, serta memanfaatkan peluang tembakan dari area luar garis. Sedangkan Malaysia tampil dominan dengan intensitas permainan tinggi.

Mereka unggul dalam penguasaan bola satu lawan satu dan lebih efektif dalam memanfaatkan ruang terbuka.

Baca juga: Basket 3x3 putra Indonesia ditaklukkan Mongolia dan Sri Lanka

Indonesia sempat berupaya mengejar ketertinggalan melalui penetrasi di paint area, namun pertahanan rapat lawan membuat perolehan angka sulit bertambah.

Pada format bola basket 3x3 itu, pertandingan berlangsung hingga salah satu tim mencapai 21 poin atau unggul saat waktu permainan yakni 10 menit berakhir.

Malaysia berhasil menutup laga lebih cepat setelah mencapai angka 22 lewat tembakan terakhir yang berbuah dua poin, sehingga memastikan kemenangan meyakinkan.

Pada dua pertandingan sebelumnya, Nickson Damara Gosal dan kawan-kawan kalah melawan Mongolia serta Sri Lanka, dengan masing-masing skor 12-15 dan 12-21.

Untuk mengikuti Asian Beach Games Sanya 2026, skuad timnas bola basket 3x3 putra Indonesia diperkuat Nickson Damara Gosal, Ebrahim "Biboy" Lopez Enguio, Jonathan Patrick, dan Lolaru Hady.

Baca juga: Basket 3x3 putri Indonesia lolos ke 16 besar Asian Beach Games 2026

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.