Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memfasilitasi pendaftaran Kartu Layanan Gratis (KLG) bagi kelompok lansia dan disabilitas di kawasan CFD Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Minggu (3/5/2026). Layanan ini memungkinkan warga mengakses Transjakarta, MRT, dan LRT tanpa biaya sebagai bentuk dukungan mobilitas publik, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Para pendaftar memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan kembali akses transportasi gratis, termasuk mereka yang sempat kehilangan kartu sebelumnya. Budi Muliyati, seorang lansia berusia 79 tahun, mendatangi lokasi pendaftaran setelah kartu miliknya hilang beberapa waktu lalu demi menunjang aktivitas rutinnya.
"Kita kan emang tiap Minggu suka jalan, emang kebetulan kartu Ibu pernah waktu 2018 bikin. Ternyata hilang. Hilang terus Ibu ke sini, Ibu tanya-tanya bisa. Tapi kita lapor ke Polsek dulu, sama dari lapor ke sini. Bikin tanggal 5 April kemarin, ternyata hilang lagi sama dompet-dompetnya. Jadi Ibu bikin lagi di pos polisi HI sini. Mudah sih," kata Muliyawati, pendaftar KLG.
Muliyawati menjelaskan bahwa keberadaan kartu tersebut sangat krusial bagi keuangannya karena ia harus rutin berobat ke rumah sakit. Tanpa layanan gratis, biaya transportasi untuk keperluan medis tersebut dianggap akan sangat membebani pengeluaran mingguannya.
"Seringlah Mas, Kalau kita mau ke ini Mas, ke rumah sakit. Ya kan mondar-mandir seminggu tiga kali. Jaklingko, iya. Berarti memanfaatkan ini emang. Coba kalau kita pakai transpor uang, jebol deh," kata Muliyawati.
Selain Muliyawati, pasangan suami-istri asal Ciracas, Jakarta Timur, Sutarya (66) dan Sumiyati (64), juga turut mengantre sejak pagi buta. Mereka sengaja berangkat pukul 05.00 WIB demi memastikan proses pendaftaran kartu transportasi gratis tersebut berjalan lancar di pusat kota.
"Saya mendapatkan informasi untuk pembuatan kartu Transjakarta. Informasinya di Bundaran HI. Kemudian saya sama istri datang ke sini jam 5 subuh dari rumah. Nah sekarang sudah sampai di sini terus saya daftar, mengambil nomor, proses. Begitu," kata Sutarya, pendaftar asal Ciracas.
Bagi Sutarya, kepemilikan kartu ini merupakan pengalaman pertamanya setelah memasuki masa lansia. Ia berencana menggunakan kartu tersebut untuk kegiatan rekreasi dan berkeliling melihat perkembangan wilayah Jakarta dengan fasilitas transportasi yang tersedia.
"Kebetulan saya baru kali ini bikin kartu Transjakarta. Ya pertama saya sudah lansia, tentunya gratis. Kedua ya saya mungkin suatu waktu ingin jalan-jalan keliling Jakarta," kata Sutarya.
Sutarya memberikan apresiasi terhadap kecepatan petugas dalam melayani masyarakat yang datang ke posko pendaftaran tersebut. Menurutnya, seluruh prosedur dari pengambilan nomor hingga kartu hampir selesai hanya memakan waktu sekitar satu jam.
"Cukup bagus, cepat sekali ya. Saya mungkin udah 1 jam udah hampir dapat kartunya," kata Sutarya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·