Legislator: PIP berperan strategis dongkrak mutu SDM-akses pendidikan

Sedang Trending 1 jam yang lalu
PIP ini sangat penting karena menjadi kunci untuk menghasilkan perubahan. Pendidikan harus mampu mengubah kualitas diri seseorang

Nabire (ANTARA) - Anggota DPR RI Soedeson Tandra menilai Program Indonesia Pintar (PIP) memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan memperluas akses pendidikan bagi pelajar.

“PIP ini sangat penting karena menjadi kunci untuk menghasilkan perubahan. Pendidikan harus mampu mengubah kualitas diri seseorang,” kata Soedeson Tandra saat melakukan sosialisasi PIP di SD YPK Sion Nabire, Papua Tengah, Senin.

Ia menjelaskan pada tahun ini pihaknya mendapatkan kuota PIP yang cukup besar, khususnya untuk jenjang sekolah dasar (SD). Kuota tersebut akan didistribusikan secara merata ke sejumlah sekolah di wilayah Papua Tengah.

“Tahun ini saya mendapat sekitar 2.500 kuota PIP untuk SD. Harapannya bisa tersalur merata ke sekolah-sekolah di delapan kabupaten Papua Tengah agar lebih banyak anak yang terbantu,” ujar Soedeson yang merupakan anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Tengah.

Baca juga: DPR minta Kemendikdasmen perkuat pengawasan cegah pungli dalam PIP

Selain SD, ia juga menyebut terdapat kuota untuk jenjang SMP, SMA, hingga perguruan tinggi khusus untuk mahasiswa kedokteran.

Menurut dia, pemberian PIP di bidang kedokteran diprioritaskan bagi Orang Asli Papua (OAP) agar setelah menyelesaikan pendidikan dapat kembali mengabdi di daerah.

“Khusus mahasiswa saya mendapat kuota untuk dua orang, saya syaratkan harus OAP. Setelah lulus, mereka harus kembali melayani masyarakat Papua, karena kita masih kekurangan tenaga medis,” katanya.

Menurutnya, saat ini kondisi kesehatan di Papua masih menghadapi tantangan, seperti tingginya angka kematian ibu dan anak, serta rendahnya kualitas kesehatan reproduksi, yang salah satunya disebabkan keterbatasan tenaga kesehatan.

Baca juga: KPK beri lima rekomendasi untuk perbaikan program KIP Kuliah

Karena itu, kata dia, peningkatan SDM melalui pendidikan menjadi langkah penting dalam menjawab berbagai persoalan tersebut.

Lebih lanjut Soedeson juga menekankan pentingnya transparansi dalam penyaluran dana PIP yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima. “Dana PIP ini langsung masuk ke rekening siswa, sehingga penggunaannya bisa tepat sasaran,” ujar anggota Komisi III DPR RI itu.

Dalam kesempatan itu ia juga mengajak para pelajar untuk memahami tujuan utama pendidikan, yakni menciptakan perubahan dalam diri dan masa depan.

“Tanamkan bahwa sekolah itu untuk perubahan. Dari yang tidak punya kualifikasi menjadi punya kemampuan untuk berkontribusi,” katanya.

Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Intan Jaya Elias Igapa serta sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nabire.

Baca juga: Penyaluran PIP di Papua Barat difokuskan di wilayah pinggiran

Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.