LEMBAGA Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) merespons keluhan peserta soal kegiatan pembekalan atau persiapan keberangkatan terkait aktivitas luar ruang dengan tentara. Kegiatan luar ruang itu akan diisi dengan latihan fisik dan baris-berbaris.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
LPDP mengatakan, pihaknya telah menyiapkan penyesuaian bagi peserta dengan kondisi tertentu. Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP, M. Lukmanul Hakim, mengatakan lembaganya memahami keberagaman latar belakang dan kondisi fisik para penerima beasiswa.
Karena itu, kata dia, prinsip inklusivitas tetap menjadi acuan dalam pelaksanaan pembekalan. “LPDP memahami keberagaman kondisi penerima beasiswa dan menerapkan prinsip inklusivitas, di mana kegiatan tersebut merupakan bagian dari metode pembelajaran yang disesuaikan,” kata Lukmanul, Selasa, 5 Mei 2026.
Ia menjelaskan, peserta dengan disabilitas, ibu hamil, maupun yang memiliki kondisi kesehatan tertentu telah diberikan opsi penyesuaian, seperti ikut kegiatan secara daring. “Peserta dengan disabilitas, ibu hamil atau kondisi kesehatan tertentu diberikan penyesuaian dan alternatif keikutsertaan,” ujarnya.
Berdasarkan surat kegiatan yang diterima Tempo, kegiatan persiapan keberangkatan tersebut berlangsung pada 4-9 Mei 2026 di Gedung Marsekal Sukardi, Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma. Sebagian materi dalam agenda itu disebut akan disampaikan oleh TNI.
Sebanyak 206 peserta dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas penerima beasiswa program magister dan doktor, baik untuk studi di dalam maupun luar negeri. Semua rangkaian kegiatan bersifat wajib sebelum peserta memulai perkuliahan.
Dalam surat itu disebutkan bahwa pembekalan bertujuan memberikan penguatan pola pikir, kemandirian, penanaman nilai luhur bangsa, penguatan nasionalisme, serta internalisasi nilai dan budaya LPDP.
Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsekal Pertama I Nyoman Suadnyana mengatakan keterlibatan TNI dalam kegiatan ini hanya untuk memberikan materi soal kedisiplinan, baris berbaris, dan penguatan karakter.
Nyoman mengatakan pelatihan baris-berbaris hingga pembekalan nilai-nilai nasionalisme oleh TNI ini merupakan permintaan dari pihak LPDP. “Pihak TNI AU pada prinsipnya hanya membantu untuk menyiapkan tempat serta pengampu materi sesuai permintaan LPDP, sehingga tidak akan menyimpang dari tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut,” kata Nyoman.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·