Badan Pusat Statistik (BPS) merilis laporan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada triwulan I 2026. Capaian ini menunjukkan tren positif pada awal tahun dengan nilai Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga konstan menyentuh angka Rp 3.447,7 triliun.
Sebagaimana dikutip dari Kompas, performa ekonomi nasional ini juga tecermin dari nilai PDB atas dasar harga berlaku yang mencapai Rp 6.187,2 triliun. Sejumlah wilayah di Indonesia Timur muncul sebagai penggerak utama yang mencatatkan angka pertumbuhan jauh di atas rata-rata nasional.
Maluku Utara kembali mengukuhkan posisinya sebagai provinsi dengan lonjakan ekonomi tertinggi di tanah air. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di wilayah ini melesat hingga 19,64 persen secara tahunan, menandai konsistensi pertumbuhan dua digit selama 22 kuartal berturut-turut.
Data terbaru BPS pada Rabu (13/5/2026) menunjukkan bahwa lima besar daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi didominasi oleh provinsi di luar Pulau Jawa. Selain Maluku Utara, daftar tersebut mencakup Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Kepulauan Riau.
Sektor industri pengolahan menjadi faktor kunci di balik performa impresif Maluku Utara dengan kenaikan sebesar 37,09 persen. Di sisi lain, komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) dari sisi pengeluaran turut memberikan kontribusi pertumbuhan sebesar 17,57 persen.
Nusa Tenggara Barat (NTB) menyusul di urutan kedua dengan pertumbuhan sebesar 13,64 persen secara tahunan. Akselerasi ekonomi di NTB dipicu oleh aktivitas produksi pada sektor pertambangan, jasa keuangan, serta industri pengolahan yang tumbuh drastis hingga 60,25 persen berkat operasional fasilitas pemurnian mineral.
| 1 | Maluku Utara | 19,64 |
| 2 | Nusa Tenggara Barat | 13,64 |
| 3 | Sulawesi Tengah | 8,32 |
| 4 | Gorontalo | 7,68 |
| 5 | Kepulauan Riau | 7,04 |
| 6 | Sulawesi Selatan | 6,88 |
| 7 | Sulawesi Tenggara | 6,23 |
| 8 | Kalimantan Barat | 6,14 |
| 9 | Jawa Timur | 5,96 |
| 10 | Jawa Tengah | 5,89 |
Performa Ekonomi di Sulawesi, Kalimantan, dan Jawa
Sulawesi Tengah mencatatkan pertumbuhan 8,32 persen dengan total nilai PDRB atas dasar harga berlaku sebesar Rp 110,27 triliun. Struktur ekonomi di wilayah ini masih sangat bergantung pada sektor industri pengolahan yang menyumbang 43,43 persen terhadap total perekonomian daerah.
Di Pulau Sumatera, Kepulauan Riau menjadi yang terdepan dengan pertumbuhan 7,04 persen yang didorong oleh geliat kawasan industri di Batam. Sementara itu, Kalimantan Barat memimpin di Pulau Kalimantan dengan angka pertumbuhan 6,14 persen, melampaui standar pertumbuhan nasional.
Meskipun pertumbuhan tertinggi didominasi luar Jawa, Jawa Timur tetap menunjukkan performa kuat sebagai pemimpin ekonomi di Pulau Jawa dengan angka 5,96 persen. Jawa Tengah menyusul dengan pertumbuhan 5,89 persen, di mana sektor akomodasi serta makan minum menjadi motor penggerak utama bagi wilayah tersebut.
57 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·