Manchester City menjaga asa juara Liga Inggris setelah menumbangkan Crystal Palace dengan skor 3-0 di Emirates Stadium pada Kamis, 14 Mei 2026. Kemenangan krusial ini membuat skuad asuhan Pep Guardiola menempel ketat Arsenal di puncak klasemen sementara.
Gol-gol kemenangan tim tuan rumah dilesakkan oleh Antoine Semenyo, Omar Marmoush, dan Savinho sebagaimana dilansir dari Detik Sport. Tambahan tiga poin ini menempatkan The Citizens di posisi kedua klasemen dengan perolehan 77 poin dari 36 pertandingan.
Persaingan gelar juara kini menyisakan selisih dua poin saja antara Arsenal dan Manchester City. Dengan dua laga tersisa, The Citizens diwajibkan menyapu bersih kemenangan sambil menanti rival mereka kehilangan poin di pertandingan sisa musim ini.
Jadwal padat menanti Manchester City yang harus melakoni final Piala FA melawan Chelsea sebelum menghadapi dua tantangan terakhir di liga. Bournemouth dan Aston Villa menjadi lawan penutup yang dinilai tidak akan memberikan poin dengan mudah.
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi yang ditunjukkan oleh para pemainnya sepanjang musim ini. Ia menyoroti kegembiraan tim yang kembali berhasil mencapai partai final di kompetisi lain.
"Tentu saja kami ingin membawa opsi [untuk menang] ke pertandingan final. Sayangnya itu bukan di tangan kami, karena banyak sekali alasan. Kelompok pemain ini luar biasa. Musim ini, kegembiraan yang kami rasakan setiap hari bersama mereka, dan sekarang kami berada di final lainnya," ujar Guardiola.
Pelatih asal Spanyol tersebut menyadari bahwa Bournemouth dan Aston Villa merupakan lawan yang tangguh karena keduanya sedang berjuang memperebutkan tiket kompetisi Eropa. Villa saat ini menduduki peringkat kelima, sementara Bournemouth menyusul di posisi keenam.
"Bournemouth dan Aston Villa bukanlah lawan yang mudah. Bournemouth bermain untuk kompetisi Eropa, luar biasa dan saya tidak tahu pertandingan terakhir yang mereka kalah, tetapi sekarang kami beristirahat dan ke final Piala FA layak mendapatkan semua perhatian dan pujian," lanjut Guardiola.
Meskipun memiliki peluang, Guardiola menegaskan bahwa standar permainan timnya harus berada di level tertinggi untuk bisa mengamankan trofi juara. Ia bersikap realistis mengenai tekanan yang dihadapi timnya dalam situasi perebutan gelar yang sangat ketat.
"Untuk memenangkan pertandingan dan memenangkan gelar, Anda harus jauh, jauh, jauh, jauh lebih baik. Dalam keadaan seperti ini, Anda tidak akan melakukannya, sesederhana itu," jelasnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·