Pembalap tim pabrikan Ducati Lenovo, Marc Marquez, dipastikan absen dari seri MotoGP Catalunya setelah menjalani dua operasi sekaligus di Madrid pada Minggu, 10 Mei 2026. Keputusan medis ini diambil akibat kecelakaan yang dialaminya dalam sesi sprint race Grand Prix Prancis di Sirkuit Le Mans awal Mei lalu.
Tim medis melakukan tindakan untuk menstabilkan fraktur metatarsal kelima pada kaki kanan Marquez. Selain itu, prosedur juga dilakukan pada bahu kanan untuk mengangkat dua sekrup dan fragmen tulang sisa operasi Latarjet tahun 2019 yang bergeser hingga menekan saraf radial.
"Operasinya berjalan lancar dan kami tengah menunggu langkah pemulihan berikutnya dengan dokter. Kami harus menunggu semuanya berjalan baik," ujar Davide Tardozzi, Manajer Ducati Lenovo sebagaimana dikutip dari laman MotoGP pada Jumat, 15 Mei 2026.
Tardozzi menegaskan bahwa cedera bahu tersebut tidak mengganggu proses pemulihan keseluruhan. Pihak manajemen optimistis pembalap bernomor motor 93 itu akan segera kembali kompetitif mengingat dirinya pernah bangkit dari situasi cedera yang lebih parah.
"Saya rasa Marc sudah mempelajari segala kemungkinannya dan dia bekerja sangat baik. Kita semua tahu bahwa dia menjalani sejumlah operasi di awal musim dan sekarang menjalani operasi yang membuat kita harus menunggu langkah berikutnya," kata Tardozzi.
General Manager Ducati, Gigi Dall'Igna, turut menyampaikan situasi tim yang juga baru saja merayakan keberhasilan Francesco Bagnaia meraih posisi kedua dalam sprint race di Prancis. Namun, absennya Marquez di Barcelona diakui menjadi kerugian tersendiri bagi kubu pabrikan Italia tersebut.
"Di satu side, kami telah menemukan kembali Pecco dan senyumnya, di satu sisi, ada penyesalan karena tidak bisa menyertakan Marc bersama kami di Montmelo mengetahui bahwa kami akan berada dalam posisi yang tidak menguntungkan. Bagaimanapun, kami sudah tidak sabar untuk melihatnya kembali ke lintasan bersama kami," kata Dall'Igna seperti dikabarkan GPOne.
Dall'Igna berharap proses pemulihan sang pembalap berjalan maksimal agar bisa segera bergabung kembali dengan tim di sirkuit.
"Kami mengirimkan harapan terbaik kami kepada Juara kami agar ia bisa pulih dengan cepat dan total, dengan pelukan hangat dari seluruh tim!" kata Dall'Igna menambahkan.
Akibat absen di Catalunya, Marquez kini tertinggal 71 poin dari pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, yang memimpin klasemen sementara musim 2026. Kendati demikian, Bezzecchi mengingatkan rekam jejak dominasi Marquez pada musim 2025 saat mengunci gelar juara dunia lebih awal di GP Jepang.
"I think Marc musim lalu sudah menunjukkan apa yang bisa dia lakukan," kata Bezzecchi dilansir dari bola.com.
Pembalap asal Italia itu menilai selisih poin yang melebar belum menutup peluang Marquez karena jalannya kompetisi musim ini masih sangat panjang.
"Dia memenangkan kejuaraan dengan selisih lebih dari 100 poin. Dia memastikan gelar di Jepang, jadi masih ada lima balapan tersisa saat itu," kata Bezzecchi.
Bezzecchi menambahkan bahwa dirinya sama sekali tidak berani mencoret nama juara dunia tujuh kali tersebut dari peta persaingan perebutan gelar juara dunia.
"Jadi, secara pribadi, saya tidak pernah mencoret Marc dari perebutan gelar. Sekarang musim masih sangat panjang, jadi apa pun masih bisa terjadi," ucap Bezzecchi.
Motivasi tinggi diprediksi akan diusung oleh Marquez saat dirinya dinyatakan fit untuk membalap lagi.
"Ketika Marc kembali nanti, dia akan sangat lapar untuk menang, jadi saya yakin dia akan bertarung lagi," imbuh Bezzecchi.
Dalam wawancara jelang MotoGP Catalunya yang dilansir dari Crash, Bezzecchi kembali menegaskan penilaian serupa mengenai kapasitas rivalnya itu.
“Marc memenangkan kejuaraan tahun lalu di Jepang, lima balapan sebelum akhir musim. Jadi secara pribadi, saya tidak pernah mengesampingkan Marc dari kemungkinan meraih gelar juara,” kata Bezzecchi.
Rekan setim Bezzecchi di Aprilia, Jorge Martin, mengamini pandangan tersebut. Martin yang kini berada di posisi kedua klasemen sementara menilai Marquez memiliki ketangguhan mental untuk melewati fase sulit, berkaca pada cedera parah musim 2020 serta pembuktiannya bersama Gresini pada 2024.
"Kalau ada seseorang yang sudah membuktikan bisa bangkit dari titik terendah ke level tertinggi lagi, itu adalah Marc," ujar Martin dikutip dari bola.com.
Martin pun berharap pembalap utama Ducati tersebut bisa secepatnya menyelesaikan masa rehabilitasi cedera.
"Jadi, kami tidak bisa mengesampingkannya. Saya berharap dia segera pulih dan cepat kembali bersama kami," ujar Martin.
Pernyataan senada juga diutarakan Martin saat menghadiri sesi konferensi pers resmi di Catalunya.
“Bagi saya juga, jika ada seseorang yang telah membuktikan bahwa dia bisa bangkit dari titik terendah ke titik tertinggi lagi, orang itu adalah Marc. Jadi kita tidak bisa mengabaikannya. Saya harap dia pulih dan segera kembali bersama kita," ujar Martin.
Di sisi lain, adik kandung sekaligus pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, menilai diskusi mengenai peluang juara dunia saat ini belum menjadi prioritas. Fokus utama sang kakak sepenuhnya tertuju pada penyembuhan total cedera bahunya.
"Pertama-tama, kami harus melihat kapan dia akan kembali," kata Alex Marquez.
Hingga kini, pihak Ducati belum merilis tanggal pasti kapan pembalapnya itu bisa kembali mengaspal secara resmi.
"Apakah dia akan absen satu balapan, dua, tiga, atau empat seri, saya tidak tahu. Tidak ada yang tahu," lanjut Alex.
Kondisi fisik yang belum menentu membuat pembicaraan mengenai peta persaingan gelar dinilai terlalu dini untuk diperdebatkan.
"Setelah itu baru kami bisa membicarakan apakah dia masih punya peluang atau tidak. Untuk sekarang, masih terlalu cepat," lanjut Alex.
Pembalap bernomor mobil 73 itu menambahkan bahwa kakaknya sama sekali belum memikirkan persaingan poin di lintasan balap.
"Saya rasa dia juga tidak sedang memikirkan balapan. Fokusnya sekarang hanya pemulihan, itu saja," imbuh Alex.
Sesuai dengan pernyataan resmi dari MotoGP, Marquez diproyeksikan melewatkan GP Catalunya, sementara manajemen Ducati Lenovo masih terus memantau perkembangan medis untuk menentukan peluang tampil di GP Mugello pada akhir Mei 2026.
51 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·