Phnom Penh (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) Kamboja Prak Sokhonn membahas isu perbatasan dengan mitra setaranya dari Thailand, Sihasak Phuangketkeow, di sela Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN-Uni Eropa ke-25 di Brunei Darussalam, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Kamboja, Selasa.
Kedua pihak pada Senin (27/4) menggelar diskusi terbuka mengenai situasi perbatasan, termasuk langkah-langkah peningkatan kepercayaan serta aspek-aspek yang lebih luas dari hubungan diplomatik antara kedua negara.
"Mewujudkan perdamaian yang kekal antara kedua negara kita, yang juga berkontribusi terhadap perdamaian, stabilitas, dan persatuan di dalam lingkup ASEAN, membutuhkan komitmen tulus serta penghormatan penuh terhadap hukum internasional, Piagam ASEAN, maupun seluruh perjanjian dan kesepakatan yang sudah ada dan mengikat kita," ujar Sokhonn.
Kamboja dan Thailand sepakat segera melakukan gencatan senjata pada 27 Desember 2025, setelah terlibat konflik bersenjata selama tiga pekan, yang menimbulkan korban dari kedua pihak.
Pewarta: Xinhua
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·