Menteri PU: Percepat rehap rekon pascabencana dukung ketahanan pangan

Sedang Trending 38 menit yang lalu
Jangan sampai kita tidak bisa swasembada pangan program bapak presiden, gara-gara kebencanaan alam ini.

Tanah Datar (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menekankan pentingnya percepatan pemulihan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) pascabencana agar tidak mengganggu program ketahanan dan swasembada pangan nasional.

“Jangan sampai kita tidak bisa swasembada pangan program bapak presiden, gara-gara kebencanaan alam ini,” kata Menteri PU Dody Hanggodo saat meninjau daerah terdampak bencana di Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Kamis.

Dia mengatakan, proses rehab rekon harus segera ditindaklanjuti terutama pada sektor-sektor yang mendukung aktivitas pertanian masyarakat.

Berdasarkan laporan dari wali nagari (kepala desa) Taluk, Kecamatan Lintau Buo, Tanah Datar memasyarakat di daerahnya sudah mulai memasuki musim tanam, namun masih terdapat kerusakan pada jaringan irigasi akibat bencana.

“Sekarang masih tahap rehab rekon. Informasi dari wali nagari, masyarakat sudah mulai tanam dan irigasi juga dilaporkan rusak. Karena sudah musim tanam, maka perbaikan irigasi menjadi prioritas,” ujar Dody.

Dia menegaskan penanganan infrastruktur pascabencana tidak lagi dibatasi oleh kewenangan pemerintah daerah maupun provinsi.

Seluruh pihak diminta bekerja bersama dalam percepatan penanganan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Khusus untuk jalan dan irigasi, tidak ada lagi kewenangan kabupaten atau provinsi. Semuanya bekerja bersama-sama karena ini instruksi presiden,” kata Dody.

Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan kehadiran Menteri PU ke Tanah Datar diharapkan bisa mempercepat perbaikan infrastruktur pascabencana.

"Tadi kami sudah mendengar arahan dari bapak menteri, kita semua bekerja sama. Untuk mendukung program swasembada pangan kami juga telah menyiapkan beberapa program untuk pengolahan lahan terdampak," kata dia.

Baca juga: Kiprah Bulog mengawal ketahanan pangan di beranda utara Indonesia

Baca juga: Polri akan punya 28 gudang ketahanan pangan maksimalkan hasil panen

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.