Militer Amerika Serikat melancarkan serangan udara menggunakan helikopter terhadap tujuh kapal cepat milik Iran di kawasan Selat Hormuz pada Senin (04/05) waktu setempat. Langkah militer ini merupakan bagian dari 'Project Freedom' yang bertujuan untuk mengawal kapal-kapal komersial keluar dari wilayah Teluk setelah diblokade oleh Teheran sejak Februari lalu.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi tindakan tersebut sebagai upaya pembukaan jalur bagi armada laut yang terdampar. Washington mengerahkan aset udara untuk melumpuhkan armada kecil Iran yang dianggap mengganggu jalur navigasi internasional tersebut.
"Kami telah menembak tujuh kapal kecil atau, seperti yang mereka sebut, 'kapal cepat'. Itu saja yang mereka miliki," kata Presiden AS Donald Trump.
Donald Trump menjelaskan bahwa banyak negara di dunia telah meminta bantuan Amerika Serikat untuk membebaskan kapal-kapal mereka. Ia menegaskan posisi kapal-kapal yang terjebak tersebut sebagai pihak netral yang tidak bersalah dalam konflik yang berlangsung.
"negara-negara dari seluruh dunia" ujar Trump.
Pemimpin Amerika Serikat ini juga mengungkapkan adanya komunikasi diplomatik yang sedang berjalan dengan pihak Teheran. Meskipun serangan fisik terjadi, ia mengklaim proses pembicaraan tersebut menunjukkan sinyal yang baik bagi kedua belah pihak.
"sangat positif" kata Trump.
Trump menyebut hasil dari diskusi tersebut bisa memberikan dampak yang menguntungkan bagi stabilitas kawasan ke depannya.
"dapat mengarah pada sesuatu yang sangat positif bagi semua pihak" tutur Trump.
Mengenai eskalasi militer lebih lanjut, Donald Trump tidak menutup kemungkinan adanya serangan ke wilayah daratan Iran. Hal itu bergantung pada tindakan yang diambil oleh pemerintah Iran di masa mendatang.
"merupakan kemungkinan" ucap Trump.
Trump menekankan bahwa kehadiran militer Amerika Serikat bertujuan untuk memastikan penyelesaian konflik secara tuntas agar ketegangan serupa tidak terulang dalam beberapa tahun ke depan.
"Jika mereka berperilaku buruk. Jika mereka melakukan sesuatu yang buruk," kata Trump.
Ia menambahkan bahwa saat ini pihaknya masih memantau perkembangan situasi di lapangan sebelum mengambil keputusan strategis berikutnya.
"Namun untuk saat ini kita akan lihat." ujar Trump.
Trump menyatakan komitmen Washington untuk tetap berada di wilayah tersebut guna memastikan keamanan maritim global tetap terjaga.
"kita tidak akan pergi" kata Trump.
Strategi ini diambil agar penyelesaian krisis tidak bersifat sementara dan memberikan kepastian bagi dunia internasional.
"kita akan melakukannya, sehingga tidak ada yang harus kembali lagi dalam dua tahun atau lima tahun." tutur Trump.
Pihak Iran memberikan respons keras melalui media pemerintah Tasnim yang membantah narasi Washington. Sumber militer Iran mengklaim bahwa serangan tersebut justru mengenai dua kapal kargo kecil dan mengakibatkan lima warga sipil kehilangan nyawa.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa pengerahan kekuatan militer bukan merupakan solusi untuk menyelesaikan krisis politik yang sedang terjadi. Ia mengkritik keras operasi yang diinisiasi oleh Amerika Serikat tersebut.
"menunjukkan dengan jelas bahwa tidak ada solusi militer untuk krisis politik" kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.
Ia menganggap Project Freedom tidak akan membawa hasil nyata bagi penyelesaian masalah di Selat Hormuz.
"Proyek Kebebasan adalah Proyek Kebuntuan." tambah Araghchi.
Ketegangan ini terjadi di tengah upaya pembahasan 14 butir rencana perdamaian yang diajukan Iran, yang mencakup tuntutan penarikan pasukan AS dan penghentian blokade pelabuhan. Namun, Trump menyatakan keraguannya terhadap proposal tersebut melalui media sosial Truth Social.
"sulit membayangkan bahwa hal itu dapat diterima karena mereka belum membayar harga yang cukup besar atas apa yang telah dilakukan terhadap Kemanusiaan, dan Dunia, selama 47 tahun terakhir" tulis Trump.
Trump mengaku sudah memahami garis besar dari draf kesepakatan yang diajukan oleh Teheran tersebut.
"tentang konsep kesepakatan tersebut" kata Trump.
Ia kini menunggu dokumen resmi yang berisi rincian aturan dan poin-poin kesepakatan secara mendetail dari pihak Iran.
"Mereka akan memberikan kepada saya redaksi persisnya sekarang." pungkas Trump.
Blokade di Selat Hormuz telah berdampak signifikan pada ekonomi global mengingat 20 persen pasokan minyak dan gas alam cair dunia melewati jalur tersebut. Hingga saat ini, diperkirakan 20.000 pelaut masih terjebak di dalam kapal dengan pasokan logistik yang terus menipis.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·