Militer Israel Targetkan Mohammed Odeh dalam Serangan Udara di Gaza

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Militer Israel melancarkan serangan udara di Gaza pada Selasa (26/5/2026) yang menargetkan Mohammed Odeh, kepala baru sayap bersenjata Hamas, beberapa hari setelah pemimpin sebelumnya tewas, dilansir dari Detikcom.

Aksi penyerangan tersebut dikonfirmasi oleh otoritas tertinggi Israel melalui sebuah pengumuman resmi yang dirilis pascaoperasi militer di wilayah barat Kota Gaza.

"Di bawah arahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz, IDF baru saja melakukan serangan di Gaza yang menargetkan Mohammed Odeh -- komandan baru sayap militer organisasi teroris Hamas dan salah satu arsitek pembantaian 7 Oktober," demikian pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh Netanyahu dan Katz, dilansir AFP, Rabu (27/5/2026).

Odeh baru memimpin Brigade Ezzedine Al-Qassam selama sekitar satu minggu guna menggantikan Ezzedine Al-Haddad yang telah tewas pada awal Mei lalu.

"Odeh menjabat sebagai kepala intelijen Hamas selama pembantaian 7 Oktober dan diangkat sekitar seminggu yang lalu sebagai pengganti Ezzedine Al-Haddad," demikian pernyataan dari Netanyahu dan Katz.

Pemerintah Israel menegaskan bahwa pemimpin baru tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan berbagai operasi yang merugikan warga mereka.

"Odeh bertanggung jawab atas pembunuhan, penculikan, dan cedera sejumlah warga sipil Israel dan tentara IDF," lanjutnya.

Dampak dari serangan udara di lingkungan Rimal tersebut juga dikonfirmasi oleh badan pertahanan sipil Gaza yang menyatakan seorang wanita tewas.

Operasi militer ini menjadi bagian dari pemenuhan janji Netanyahu untuk mengeliminasi para dalang serangan 7 Oktober yang menewaskan 1.221 orang berdasarkan hitungan AFP.

Sebaliknya, kementerian kesehatan Gaza mencatat serangan balasan Israel sejauh ini telah menewaskan sedikitnya 72.803 orang, sebuah angka yang dinilai valid oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Sebelumnya, kampanye militer Israel telah menewaskan sejumlah figur penting Hamas termasuk Ismail Haniyeh, Yahya Sinwar, hingga Mohammed Deif.

Serangan udara Israel juga dilaporkan menyasar para agen Hamas di Lebanon serta komandan senior Hizbullah termasuk Hassan Nasrallah.