Jakarta -
Media sosial dihebohkan dengan kasus influencer yang kabur tanpa membayar tagihan Rp 7 juta di restoran. Atas tindakan kriminal tersebut, influencer ini ditangkap polisi.
Sosok yang disebut sebagai 'influencer' tampaknya tidak selalu membagikan hal-hal positif. Banyak juga yang terkenal dengan konten konfrontatif dan kontroversialnya, hingga memicu amarah dan perdebatan antara banyak orang.
Misalnya influencer Chud The Builder yang diketahui sering melakukan live-streaming (siaran langsung) bersifat provokatif. Ia dikenal suka menggunakan hinaan rasial yang memicu kecaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus terbarunya yaitu ketika pria dengan nama asli Dalton Eatherly itu kabur tanpa membayar tagihan bill makan di sebuah restoran steak. Ia pun dikabarkan telah ditangkap polisi di Nashville usai diduga membuat kekacauan di restoran tersebut.
Menurut sura pernyataan penangkapan, influencer ini sedang makan di restoran Bob's Steak and Chop. Di restoran tersebut, dirinya melakukan kegiatan live streaming. Namun, aktivitas tersebut tidak diperbolehkan oleh pihak restoran.
Staff restoran sudah memintanya berhenti melakukan siaran langsung. Tetapi responnya sangat sangat tidak sopan. Dokumen pengadilan menyatakan bahwa Dalton menjadi tidak terkendali dan mulai mengucapkan pernyataan rasis, berteriak, menjerit, dan membuat keributan setelah staf memintanya untuk berhenti melakukan siaran langsung.
Seorang influencer ditangkap polisi usai tidak membayar tagihan makan di restoran. Foto: thesun.co.uk
Di restoran ini, Chud memesan makanan pembuka, dua hidangan utama, serta minuman. Total tagihan yang harus dia bayar pun hampir $400 (Rp 7 juta). Tepatnya $371,55 atau Rp 6.507.326, lapor thesun.co,uk (11/5).
Chud juga diduga menyatakan bahwa tidak akan membayar tagihan makannya meski makanan sudah dihabiskan.
Pernyataan tertulis menyebutkan bahwa "Dia (Chud) bermaksud untuk tidak membayar, menahan, dan menolak untuk melakukan pembayaran atas makanan yang telah dia konsumsi."
Ini restoran tempat influencer tersebut kabur tanpa bayar tagihan. Foto: thesun.co.uk
Namun, pada 10 Mei, ChudTheBuilder menanggapi langsung tuduhan tersebut. Ia membalas komentar pengguna X @daking0146 dengan mengklaim bahwa di restoran tersebut ia tidak pernah menerima pesanannya secara lengkap dan tidak menghabiskan makanan yang telah disajikan kepadanya.
Ia bercerita jika hanya sebagian dari dua makanan pembuka yang dipesan. Makanan utamanya menurut Chud tidak kunjung datang. Ia juga tidak bisa menikmati atau menghabiskan makanan yang sudah tersaji di meja.
Meskipun peryataannya seperti itu, Dalton tetap ditangkap dan didakwa atas perilaku tidak tertib, melawan saat penangkapan, dan melakukan pencurian. Dirinya pun ditahan dengan jaminan sebesar $5.000 (Rp 87,5 juta).
(aqr/adr)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·