Pemerintah AS Rilis Dokumen UFO di Tengah Kritik Kasus Epstein

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon memublikasikan 162 dokumen rahasia mengenai fenomena objek terbang tak teridentifikasi (UFO) pada Jumat (8/5/2026) pagi waktu setempat. Langkah pemerintahan Presiden Donald Trump ini dilansir dari Detikcom menuai kritik tajam karena dianggap sebagai upaya pengalihan isu dari berkas kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein.

Publikasi data tersebut melibatkan berbagai lembaga negara termasuk Biro Investigasi Federal (FBI), Departemen Luar Negeri, hingga NASA yang kini dapat diakses melalui situs resmi Pentagon. Kendati demikian, politisi Partai Republik Marjorie Taylor Greene menilai momentum perilisan ini sangat mencurigakan di tengah masalah ekonomi dan hukum lainnya.

"Saya sangat muak dengan propaganda 'lihat objek berkilau' sementara mereka mengobarkan perang di luar negeri, membiarkan pemerkosa dan pedofil berkeliaran bebas, dan merusak nilai dolar kita," tulis Greene dalam pernyataan via media sosial X.

Mantan anggota parlemen asal Georgia tersebut menegaskan bahwa pengungkapan dokumen UFO tidak akan berarti banyak bagi publik kecuali terdapat bukti konkret mengenai eksistensi makhluk asing tersebut.

"Kecuali mereka menampilkan alien hidup dan menguji coba UFO atau benar-benar mengakui apa yang kita ketahui sebenarnya, maka saya punya hal yang jauh lebih baik dilakukan pada hari Jumat ini," imbuhnya.

Kritik Greene juga menyoroti lambatnya transparansi dokumen terkait skandal Jeffrey Epstein yang pengerjaannya dinilai jauh tertinggal dibandingkan pengungkapan fenomena anomali udara ini. Ia menyindir bahwa administrasi saat ini mencoba mengalihkan perhatian masyarakat dari lonjakan harga bahan bakar yang telah melampaui US$ 4,50 per galon akibat konflik di Iran.

"Pemerintahan paling transparan dalam sejarah masih belum merilis semua dokumen Epstein atau menangkap siapa pun, tetapi merilis beberapa dokumen UFO hari ini sehingga Anda akan sangat bersemangat sehingga lupa bahwa Anda membayar lebih dari US$ 4,50/galon karena mereka sedang berperang lagi di luar negeri yang mereka katakan tidak akan mereka lakukan kembali," sindir Greene.

Di sisi lain, Presiden Donald Trump justru memberikan apresiasi terhadap langkah Pentagon dan mengklaim tindakannya sebagai bentuk keterbukaan informasi yang tidak dilakukan oleh pemimpin-pemimpin sebelumnya.

"Sementara pemerintahan-pemerintahan sebelumnya gagal bersikap transparan mengenai masalah ini, dengan dokumen dan video baru ini, masyarakat dapat memutuskan sendiri, 'APA YANG SEBENARNYA TERJADI?" kata Trump dalam komentarnya.

Berdasarkan data yang dirilis, kumpulan berkas tersebut mencakup laporan dari tahun 1947 hingga 2023 yang secara resmi menggunakan istilah Fenomena Anomali Tak Teridentifikasi (UAP). Salah satu arsip mencatat kekhawatiran Markas Besar Komando Material Udara terhadap laporan berkelanjutan mengenai piring terbang.

"Laporan berkelanjutan dan terkini dari pengamat yang berkualifikasi mengenai fenomena ini masih menjadikan masalah ini sebagai perhatian bagi Markas Besar, Komando Material Udara," demikian penggalan dokumen tersebut.

Dokumen intelijen Angkatan Udara AS dari November 1948 juga mengonfirmasi adanya atensi serius militer terhadap benda asing di langit pada periode awal perang dingin.

"Untuk beberapa waktu, kami prihatin dengan laporan berulang mengenai piring terbang," sebut salah satu dokumen AS yang dirilis.

Laporan yang lebih modern mencatat kesaksian tujuh pegawai federal mengenai fenomena anomali pada tahun 2023 yang dianggap sangat kredibel oleh kantor All-domain Anomaly Resolution Office (AARO).

"Kredibilitas para pelapor, dan sifat anomali dari peristiwa itu sendiri -- berpadu untuk menjadikan laporan ini sebagai salah satu yang paling menarik dalam koleksi AARO saat ini," demikian bunyi deskripsi dokumen tersebut.

Beberapa insiden spesifik dalam dokumen tersebut menggambarkan penampakan bola-bola cahaya berwarna oranye yang memancarkan bola merah kecil di langit. Salah satu laporan dari agen federal bahkan menyertakan ilustrasi visual sebuah objek bercahaya yang bertengger di puncak batu dengan detail yang menyerupai elemen fiksi populer.

Objek tersebut digambarkan tampak "mirip dengan Mata Sauron dari Lord of the Rings, kecuali tanpa pupil".

Instruksi perilisan ini bermula sejak Februari lalu ketika Presiden Trump memerintahkan identifikasi berkas pemerintah terkait alien dan UFO. Meskipun ratusan dokumen telah dibuka untuk umum, laporan tersebut mencatat bahwa belum ada bukti ilmiah yang ditemukan mengenai adanya kehidupan di luar planet Bumi.