Pemerintah Cairkan Gaji ke&13 ASN Juni 2026 Guna Dorong Ekonomi

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Pemerintah Indonesia memastikan pembayaran gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara (ASN) akan terealisasi pada Juni 2026 mendatang. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya memperkuat daya beli masyarakat sekaligus menjadi stimulan bagi pertumbuhan ekonomi nasional pada periode kuartal kedua tahun ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa kebijakan tersebut diproyeksikan menjadi mesin penggerak ekonomi utama. Sebagaimana dilansir dari Kompas, kepastian jadwal pencairan ini disampaikan langsung dalam konferensi pers yang berlangsung di Jakarta pada Kamis (23/4).

"Memasuki kuartal II, pemerintah akan terus mendorong berbagai faktor pengungkit pertumbuhan. Antara lain melalui pembayaran gaji ke-13 pada bulan Juni serta keberlanjutan program perlindungan sosial," kata Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Penjagaan konsumsi domestik dinilai krusial oleh pemerintah di tengah situasi ketidakpastian global yang masih melanda. Selain alokasi gaji ke-13, pemerintah juga mempertahankan berbagai program perlindungan sosial yang ditujukan khusus bagi kelompok masyarakat rentan untuk memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga.

"Memasuki kuartal II, pemerintah akan terus mendorong berbagai faktor pengungkit pertumbuhan. Antara lain melalui pembayaran gaji ke-13 pada bulan Juni serta keberlanjutan program perlindungan sosial," kata Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Airlangga menyatakan optimisme bahwa kombinasi antara belanja pemerintah dan tingkat konsumsi rumah tangga akan menjaga momentum pertumbuhan. Dalam kesempatan tersebut, ia turut memaparkan estimasi performa ekonomi nasional yang menunjukkan tren positif pada awal tahun 2026.

"Walaupun kita masih menunggu rilis resmi dari Badan Pusat Statistik, kami memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I berada di kisaran minimal 5,5 persen," tutur Airlangga Hartarto, dikutip dari kanal YouTube Kemenko Perekonomian.

Pencapaian pertumbuhan pada kuartal I 2026 didukung secara signifikan oleh tingginya konsumsi selama periode hari besar keagamaan dan penyaluran tunjangan hari raya (THR). Secara keseluruhan, pemerintah telah menyiapkan stimulus ekonomi dengan total anggaran mencapai Rp809 triliun untuk mempercepat belanja negara.