Pemerintah Siapkan 160 Ribu Formasi Seleksi CPNS 2026

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) memproyeksikan pembukaan sekitar 160 ribu formasi pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026. Kepastian jadwal resmi masih menunggu verifikasi kebutuhan dari setiap instansi pemerintah di Jakarta hingga April 2026.

Menteri PANRB Rini Widyantini menjelaskan bahwa kuota tersebut telah disesuaikan dengan jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan memasuki masa pensiun pada tahun 2026. Kemenpan-RB juga telah mengajukan usulan anggaran kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa guna mendukung pelaksanaan tes tersebut.

"Saya enggak bisa mengarang kan. Saya enggak bisa mengarang kompetensi apa yang dibutuhkan oleh instansi," kata Rini, pekan lalu, saat menjelaskan proses pengumpulan data formasi dari berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah sebagaimana dikutip dari Antara via metrotvnews.com.

Meskipun tanggal pembukaan belum ditetapkan secara definitif, seleksi CPNS 2026 diperkirakan akan berlangsung antara bulan Agustus hingga Oktober. Proses awal berupa pengajuan usulan kebutuhan oleh instansi dilakukan sejak Januari hingga Maret 2026, yang dilanjutkan dengan verifikasi formasi pada April hingga Mei 2026.

Persyaratan pendaftaran tetap mewajibkan pelamar sebagai Warga Negara Indonesia dengan rentang usia 18 hingga 35 tahun. Dokumen utama yang harus disiapkan meliputi Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), ijazah, transkrip nilai, serta pasfoto berlatar belakang merah untuk diunggah ke sistem SSCASN.

Tahapan Seleksi CPNS 2026Tahapan SeleksiPerkiraan Jadwal
Verifikasi dan Validasi FormasiApril - Mei 2026
Pengumuman Resmi PembukaanJuni - Juli 2026
Pendaftaran Online (SSCASN)Juli - Agustus 2026
Seleksi AdministrasiAgustus 2026
Pelaksanaan SKD (CAT)September - Oktober 2026
Pelaksanaan SKBNovember 2026
Pengumuman Kelulusan AkhirDesember 2026 - Januari 2027

Kriteria lain bagi pelamar mencakup kesehatan jasmani dan rohani, tidak sedang aktif dalam partai politik, serta tidak pernah dijatuhi hukuman penjara lebih dari dua tahun. Peserta yang lolos juga harus menyatakan kesediaan untuk ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia sesuai kebutuhan instansi terkait.

Pemerintah menyarankan calon pelamar untuk memantau informasi resmi secara berkala melalui laman sscasn.bkn.go.id. Persiapan materi tes yang mencakup Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Inteligensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dapat dilakukan secara mandiri sebelum pendaftaran dibuka.