Pemkot Depok Usulkan Tambah Dua Koridor Baru BisKita Trans Depok

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perhubungan mengusulkan penambahan dua koridor baru layanan BisKita Trans Depok untuk rute Sawangan-Terminal Margonda dan Citayam-Terminal Jatijajar pada Minggu (3/5/2026). Langkah strategis ini bertujuan memperluas jangkauan transportasi massal sekaligus menekan angka kemacetan di jalan protokol.

Dilansir dari Detikcom, rencana pengembangan ini muncul saat layanan BisKita Trans Depok baru mengoperasikan satu koridor utama yang menghubungkan Terminal Margonda dengan Stasiun LRT Harjamukti. Kabid Angkutan Dishub Kota Depok, Aan Syurahman, menjelaskan bahwa koridor 2 akan melayani rute Sawangan ke Terminal Depok, sementara koridor 3 menghubungkan Permata Depok di Citayam menuju Terminal Jatijajar.

Penambahan jalur transportasi ini diharapkan mampu mengubah pola mobilitas warga agar lebih memilih angkutan umum dibandingkan kendaraan pribadi. Pihak pemerintah daerah telah memetakan titik-titik krusial yang membutuhkan integrasi moda transportasi lebih luas bagi masyarakat setempat.

"Penambahan koridor tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengurangi kepadatan lalu lintas serta mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum massal," ujar Aan Syurahman, Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Depok.

Pemilihan rute baru tersebut tidak dilakukan secara acak, melainkan melalui proses analisis mendalam mengenai arus pergerakan penumpang di wilayah Depok. Penentuan titik awal dan akhir pada koridor usulan tersebut disesuaikan dengan titik konsentrasi kepadatan penduduk yang tinggi.

"Rute-rute tersebut dipilih berdasarkan kajian serta kebutuhan masyarakat terhadap layanan angkutan umum yang terintegrasi dan menjangkau lebih luas," tambah Aan Syurahman.

Dinas Perhubungan Kota Depok saat ini tengah melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Perhubungan untuk mematangkan transisi pengelolaan layanan ini. Pemerintah daerah menargetkan proses administrasi dan teknis dapat diselesaikan dalam waktu dekat agar operasional di lapangan bisa segera direalisasikan.

"Tahun ini mudah-mudahan pengelolaan sudah bisa berjalan optimal," ujar Aan Syurahman.