Pemkot Jaksel beri santunan kepada keluarga mendiang PPSU Ragunan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) memberikan santunan kepada keluarga mendiang anggota Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Ragunan yang berpulang saat menjalankan tugasnya.

"Kami, Pemkot Jakarta Selatan, hadir di sini juga untuk memberikan semangat kepada keluarga korban yang ditinggalkan, agar mereka dapat beraktivitas dengan baik di tengah rasa duka yang masih terasa," kata Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar saat mengunjungi rumah korban di Jalan Rengan, Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa.

Dia mengatakan pemberian santunan yang diakomodir oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan dan Jasa Raharja itu merupakan wujud nyata kepedulian negara dan pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial serta meringankan beban ekonomi keluarga pekerja yang ditinggalkan.

Dia pun berpesan agar uang santunan itu dipergunakan dengan baik, untuk keperluan biaya sehari-hari maupun investasi ke depannya.

"Mudah-mudahan, dana tersebut dapat meringankan beban keluarga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," ujar Anwar.

Sementara itu, salah satu keluarga yang ditinggalkan, Margiyono mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemkot Jakarta Selatan dan pihak BPJS serta Jasa Raharja atas santunan tersebut.

"Untuk Jasa Raharja, sebesar 50 juta rupiah dan BPJS Ketenagakerjaan sebesar 281 juta rupiah, serta bantuan tambahan dari Baznas (Bazis) Jakarta Selatan," tutur Margiyono.

Dia pun mengungkapkan sesuai dengan arahan keluarga, saat ini, kemungkinan besar dana itu akan digunakan untuk membeli rumah kontrakan agar sang ibu memperoleh pendapatan rutin setiap bulan, terlebih mengingat kondisinya yang kini tinggal sendiri.

"Jadi, untuk jangka panjang, investasi kontrakan sepertinya lebih bagus. Kami juga meminta doanya untuk almarhum agar amal ibadahnya selama di dunia diterima disisi-Nya," ungkap Margiyono.

Sebelumnya, seorang petugas PPSU Kelurahan Ragunan berinisial BP (40) meninggal dunia setelah tertabrak mobil yang dikemudikan oleh AS (30) di Jalan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada 15 April 2026.

Baca juga: Petugas PPSU tewas usai tertabrak mobil di Pejaten Barat

Baca juga: Pram ingatkan PPSU kerja profesional, tak sekadar senangkan pimpinan

Baca juga: Pramono segera panggil seluruh PPSU, imbas pemalsuan laporan JAKI

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.