Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Timur melalui Suku Dinas Lingkungan Hidup berkomitmen melanjutkan program uji emisi gratis bagi kendaraan bermotor sebagai upaya mendukung pengendalian polusi udara dan program langit biru di ibu kota.
"Uji emisi ini untuk pengendalian polusi udara di Jakarta Timur. Program ini terus berkelanjutan setiap tahunnya dan dilakukan dengan lokasi berpindah-pindah," kata Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur Monang Sinaga di Jakarta, Rabu.
Monang menyebut, pihaknya telah menggelar kegiatan uji emisi gratis bagi kendaraan bermotor di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Timur.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program berkelanjutan pengendalian pencemaran udara.
Sebanyak 103 kendaraan tercatat mengikuti uji emisi dalam kegiatan tersebut, yang terdiri dari 45 sepeda motor dan 58 mobil. Dari jumlah mobil yang diuji, 43 unit berbahan bakar bensin dan 15 unit berbahan bakar solar.
Kegiatam uji emisi ini tidak hanya menyasar kendaraan pribadi, tetapi juga kendaraan dinas yang beroperasi di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Timur.
Monang menyebut, pola pelaksanaan uji emisi kini tidak lagi terpusat di satu lokasi, melainkan menggunakan sistem jemput bola. Hal ini dilakukan agar layanan lebih mudah dijangkau masyarakat dan cakupan kendaraan yang diperiksa semakin luas.
Pada tahun 2026, kata Monang, pihaknya menargetkan sedikitnya 1.200 kendaraan dapat mengikuti uji emisi gratis. Untuk mencapai target tersebut, kegiatan akan dilaksanakan secara rutin setiap dua bulan dengan lokasi bergilir, mulai dari kantor pemerintahan, kecamatan, hingga gelanggang olahraga.
"Kami akan terus melakukan uji emisi secara berkala. Lokasinya berpindah-pindah agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan ini," ucap Monang.
Selain itu, Monang juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kendaraan masing-masing. Dia menekankan pentingnya perawatan rutin serta pemilihan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan untuk menekan emisi gas buang.
"Perhatikan emisi kendaraannya dan tentukan bahan bakar sesuai kondisi kendaraan untuk mendukung program langit biru Jakarta dan menjaga kualitas udara tetap bersih," ujar Monang.
Monang berharap, program uji emisi gratis ini menjadi langkah berkelanjutan dalam menekan tingkat polusi udara di Jakarta Timur, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perawatan kendaraan bermotor demi kualitas udara yang lebih baik di masa mendatang.
Baca juga: Jaktim tindak tegas aktivitas galian tak berizin yang rusak tata kota
Baca juga: Cegah kecelakaan, Pemkot Jaktim perketat pengawasan jalan berlubang
Baca juga: Pemkot Jaktim apresiasi peran Kadin berikan inovasi untuk UMKM
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·