Pemprov DKI Jakarta Memperketat Pengawasan Hewan Kurban Menjelang Idul Adha 2026

Sedang Trending 47 menit yang lalu

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperketat pengawasan kesehatan terhadap ribuan hewan kurban dari berbagai daerah yang mulai membanjiri ibu kota menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Kamis (21/5/2026).

Pasokan ternak terbesar ke Jakarta tercatat berasal dari tiga wilayah di Pulau Jawa, yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, seperti dilansir dari Cahaya.

"Paling banyak memang dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat yang masuk hewan kurban ke Jakarta menjelang Idul Adha ini," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan A. Sidabalok saat pengecekan hewan kurban di Perumda Dharma Jaya, Jakarta Timur.

Selain dari ketiga provinsi tersebut, pasokan ternak juga didatangkan dari wilayah Lampung, Bali, Nusa Tenggara Barat, hingga Nusa Tenggara Timur.

Langkah pengetatan pengawasan ini dilakukan melalui pemeriksaan administrasi kesehatan serta pengecekan fisik langsung secara ketat di lapangan guna memastikan kelayakan konsumsi masyarakat.

Setiap hewan yang dikirim ke Jakarta diwajibkan memiliki Sertifikat Veteriner dan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal yang dipantau secara digital melalui sistem iSIKHNAS.

"Dokter hewan di daerah asal akan berkoordinasi dengan kami untuk memastikan hewan yang dikirim benar-benar sehat," ujar Hasudungan.

Pemeriksaan klinis langsung di lokasi penjualan juga digencarkan oleh tim dokter hewan beserta paramedis untuk mendeteksi penyakit menular seperti antraks, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), serta Lumpy Skin Disease (LSD).

Apabila ditemukan indikasi penyakit, petugas akan membawa sampel hewan tersebut ke laboratorium milik Pemprov DKI Jakarta, meskipun seluruh pasokan dipastikan telah menerima vaksinasi PMK dan antraks sesuai program nasional.

Di samping pengawasan ketat, Dinas KPKP DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dan memahami kriteria dasar sebelum membeli hewan kurban.

"Paling banyak memang dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat yang masuk hewan kurban ke Jakarta menjelang Idul Adha ini," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan A. Sidabalok saat pengecekan hewan kurban di Perumda Dharma Jaya, Jakarta Timur.

Masyarakat diingatkan agar memilih ternak yang sehat, tidak kurus, telah cukup umur, serta tidak mengalami cacat fisik seperti pincang, buta, patah tanduk, putus ekor, maupun rusak daun telinga.

"Dokter hewan di daerah asal akan berkoordinasi dengan kami untuk memastikan hewan yang dikirim benar-benar sehat," ujar Hasudungan.