Aksi pencurian komponen listrik mengakibatkan sebanyak 30 lampu penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Laksamana Malahayati, Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, padam total. Insiden yang dilaporkan pada Selasa (5/5) malam ini memicu kegelapan di ruas jalan arteri yang berpotensi membahayakan keselamatan para pengguna jalan.
Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur, Benhard Hutajulu, menjelaskan bahwa proses pemulihan pencahayaan di lokasi tersebut memerlukan waktu karena kerusakan infrastruktur yang cukup serius, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
"Lampu PJU di Jalan Laksamana Malahayati dimungkinkan masih padam hingga malam nanti, bahkan besok, karena komponen yang hilang masih dalam proses perbaikan," kata Benhard Hutajulu, Kepala Suku Dinas (Kasudin) Bina Marga Jakarta Timur.
Pemeriksaan petugas di lapangan mengungkap bahwa pelaku merusak akses fisik pada sarana kelistrikan tersebut. Sejumlah komponen vital di dalam panel serta kabel bagian bawah ditemukan telah hilang digondol pencuri.
Kepala Seksi Prasarana Sarana Utilitas Kota dan Penerangan Jalan Umum Sudin Bina Marga Jaktim, Yanuar Ikhsan, telah mengerahkan enam personel satuan tugas untuk menangani kerusakan tersebut. Hingga saat ini, identitas maupun motif pelaku di balik sabotase fasilitas publik ini belum diketahui.
"Kami belum mengetahui motif pelaku dalam melakukan pencurian fasilitas publik ini. Hingga saat ini, pelakunya juga belum teridentifikasi," ujar Yanuar Ikhsan, Kepala Seksi Prasarana Sarana Utilitas Kota dan Penerangan Jalan Umum Sudin Bina Marga Jaktim.
Pihak Bina Marga kini sedang mengupayakan pengadaan komponen pengganti untuk mempercepat normalisasi penerangan. Target perbaikan menyeluruh diharapkan selesai sehingga lampu dapat kembali menyala normal dalam dua hari ke depan.
"Sebab, kerusakan atau kehilangan komponen tidak hanya merugikan pemerintah, tetapi juga berdampak langsung pada keselamatan dan kenyamanan masyarakat luas," ucap Yanuar Ikhsan.
Fenomena serupa dilaporkan tidak hanya terjadi di Jakarta Timur, melainkan juga merambah wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. Pelaku umumnya mengincar jalan arteri yang sepi dari permukiman warga untuk mempermudah aksi kriminalitas mereka karena minimnya pengawasan.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·