Kolombo (ANTARA) - Pendapatan per kapita Sri Lanka melampaui 5.000 dolar AS (1 dolar AS = Rp17.179) untuk pertama kalinya pada 2025, mencapai 5.003 dolar AS, demikian dilaporkan media pemerintah pada Rabu (22/4) malam waktu setempat, mengutip laporan tahunan terbaru Bank Sentral Sri Lanka.
Laporan bank sentral tersebut menunjukkan bahwa perekonomian Sri Lanka tumbuh sebesar 5 persen pada 2025, sebuah peningkatan signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Menurut data bank sentral, Produk Domestik Bruto (PDB) Sri Lanka naik menjadi 32,75 triliun rupee Sri Lanka (100 rupee Sri Lanka = Rp5.452) pada 2025, naik dari 30,1 triliun rupee Sri Lanka pada 2024.
Data tersebut juga menunjukkan pendapatan pemerintah meningkat menjadi 16,7 persen dari PDB.
Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·