Pengamat harap pengurus baru MES bisa berdayakan umat

Sedang Trending 47 menit yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Pengamat politik Hendri Satrio atau yang akrab disapa Hensa mengharapkan pengurus baru Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) periode 1447-1452 Hijriah yang akan dilantik pada Minggu (24/5), harus bisa memberdayakan umat.

"Adanya tokoh-tokoh besar seperti Rosan Roeslani, Ferry Juliantono, dan Boy Rafli Amar di jajaran pengurus MES tentu membawa angin segar bagi iklim perekonomian nasional. Namun, ujung tombaknya adalah bagaimana kepengurusan baru ini harus bisa memberdayakan umat secara ekonomi," katanya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Menurutnya, ekosistem ekonomi syariah di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dan membutuhkan eksekusi yang matang.

Ia pun mengharapkan para pengurus yang akan dilantik dapat memiliki program strategis yang berdampak kepada umat.

"Tantangannya sekarang bukan sekadar seremonial pelantikan, melainkan bagaimana program kerja strategis lima tahun ke depan itu bisa membumi dan langsung dirasakan dampaknya oleh masyarakat luas, terutama pelaku UMKM," ucapnya.

Lebih lanjut, ia juga menanggapi perihal Presiden Prabowo Subianto yang rencananya akan hadir dalam acara pelantikan MES pada Minggu (24/5).

Menurutnya, kehadiran itu bisa menjadi sinyal bahwa Presiden kini juga mulai menggodok pengembangan ekonomi syariah yang bisa dimulai dari MES.

"Tinggal bagaimana MES di bawah komando Pak Rosan bisa menerjemahkan dukungan politik ini menjadi kolaborasi nyata, sejalan dengan visi memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional," ucapnya.

Sebelumnya, Musyawarah Nasional (Munas) VII MES pada Januari 2026, menetapkan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani sebagai Ketua Umum.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono ditetapkan sebagai Ketua Harian MES.

Baca juga: PNM gandeng MES perkuat pemberdayaan perempuan prasejahtera

Baca juga: Menkop: Keuangan syariah dan sektor riil akan tumbuh saling menguatkan

Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.