PGN perkuat ekonomi inklusif untuk UMKM dan anak disabilitas

Sedang Trending 59 menit yang lalu

Jakarta (ANTARA) - PT Perusahaan Gas Negara (PGN), Subholding Gas Pertamina memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang inklusif serta pengembangan kreatif anak-anak disabilitas.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman dalam keterangan di Jakarta, Selasa, menyatakan upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan UMKM binaan Zaliva menghadirkan ruang kreatif bagi anak-anak disabilitas dalam ajang Batik Bordir & Aksesoris Fair 2026, yang digelar di Surabaya pada 6 – 10 Mei 2026.

Kolaborasi ini, lanjut dia, tidak hanya menampilkan karya kreatif UMKM lokal, tetapi juga membuka ruang partisipasi aktif bagi anak-anak disabilitas untuk mengembangkan potensi, kreativitas, serta rasa percaya diri melalui pelatihan membatik dan keterlibatan langsung dalam pameran.

Baca juga: Pemerintah perkuat koperasi pangan untuk ciptakan ekonomi inklusif

"Program ini tidak hanya memberi ruang berekspresi, tetapi juga membuka peluang ekonomi inklusif bagi anak disabilitas dan UMKM binaan," ujarnya.

Menurut Fajriyah, inisiatif tersebut merupakan upaya perusahaan menghadirkan pemberdayaan yang berkelanjutan, tidak semata berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penciptaan kesempatan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan ruang yang inklusif agar anak-anak disabilitas dapat menyalurkan kreativitas, membangun rasa percaya diri, serta memiliki peluang untuk lebih mandiri melalui karya yang mereka hasilkan," katanya.

Selama pameran berlangsung, sebanyak lima anak disabilitas dari Rumah Anak Prestasi turut ambil bagian dalam kegiatan demo membatik di booth UMKM PGN.

Anak-anak tunarungu, tunagrahita dan tunadaksa tersebut, selain memamerkan keterampilan membatik, juga berinteraksi dengan pengunjung, menunjukkan bahwa kreativitas dan semangat berkarya dapat tumbuh tanpa batas.

Pada kesempatan tersebut perusahaan juga membawa lima UMKM binaan unggulan dari Garut, Padang, Palembang, Tangerang, dan Depok sebagai komitmen PGN dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing usaha lokal.

Baca juga: Menkop: Koperasi jalan pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas

Baca juga: Akselerasi inklusi keuangan dengan infrastruktur publik digital

Pemilik UMKM binaan Zaliva, Zakiyah Fitri menyatakan dukungan BUMN tersebut membuka ruang lebih luas bagi anak-anak disabilitas untuk terus berkarya dan berinteraksi dengan masyarakat.

Ia menambahkan saat ini sekitar 30 anak disabilitas aktif mengikuti pelatihan keterampilan bersama Zaliva, mulai dari membatik hingga pembuatan berbagai kerajinan tangan.

Ke depan, PGN dan Zaliva berkomitmen melanjutkan program pelatihan secara berkelanjutan agar anak-anak disabilitas dapat terus mengembangkan keterampilan yang bernilai ekonomi, sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai penggerak ekonomi inklusif di masyarakat.

Pewarta: Subagyo
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.