PK Entertainment membocorkan sejumlah proyek terbaru mereka, mulai dari konser K-pop, festival musik, hingga deretan film baru yang akan dirilis dalam waktu dekat.
Salah satu yang diumumkan adalah konser BOYNEXTDOOR bertajuk KNOCK ON VOL. 2 yang akan digelar pada 5 Desember 2026 di ICE BSD City.
Selain itu, konser ENHYPEN bertajuk BLOOD SAGA juga dijadwalkan berlangsung pada 23 Januari 2027, meski venue-nya masih akan diumumkan kemudian.
Tak hanya itu, PK Entertainment juga memberi bocoran soal satu konser stadion dari grup K-pop besar yang akan digelar di Jakarta pada Januari 2027.
“Kita akan ada satu lagi K-pop stadium scale show, one of the biggest K-pop band yang ada. Nanti itu juga di Januari 2027 konsernya,” kata Co-Founder & COO PK Entertainment Group, Harry Sudarma.
Selain konser K-pop, PK Entertainment juga menyiapkan sejumlah proyek lain. Mulai dari Anime Festival Asia yang akan digelar pada 15–16 Agustus 2026, ekspansi regional bersama Lalala Fest ke Manila, hingga kolaborasi dengan Antara Suara lewat proyek “D’Masiv Asia Home Run” untuk mendukung musisi Indonesia tampil di panggung global.
Di sektor perfilman, PK Films juga menyiapkan lebih dari 10 film baru pada 2026 setelah merilis lima film sepanjang 2025. Beberapa proyek yang telah diumumkan antara lain Cerita Lila, Sihir Tanah Kubur, Putri Jangan Gentayangan Lagi, Si Manis Jembatan Ancol 2, Hungry Ghost Festival, hingga Di Ambang Kematian II.
PK Films juga bekerja sama dengan sejumlah rumah produksi lain lewat proyek seperti Betting with Ghost bersama MVP Pictures, Garuda di Dadaku bersama BASE Entertainment, serta Seni Merayu Tuhan bersama Wahana Kreator.
Seluruh pengumuman itu disampaikan dalam perayaan 11 tahun perjalanan PK Entertainment Group di industri hiburan. Dalam acara tersebut, PK juga memperkenalkan identitas barunya sebagai “one stop entertainment powerhouse”.
Tak lagi hanya dikenal sebagai promotor konser internasional, PK kini memperluas fokus bisnisnya ke film, musik, creative agency, hingga investment arm lewat PK Capital.
Harry mengatakan langkah ekspansi ini dilakukan karena PK ingin memiliki peran lebih besar dalam membangun ekosistem industri kreatif Indonesia.
“Kalau misalnya kita pengin berdampak, kita enggak bisa cuma jadi penonton dan pemain pasif. Kita harus ikut secara aktif untuk membangun dan membentuk industri ini,” tutur Harry.
Dalam kesempatan yang sama, Harry juga menjelaskan bahwa PK Entertainment Group kini menaungi sejumlah lini bisnis seperti PK Events, PK Entertainment, PK Music, PK Films, dan PK Capital.
Menurutnya, seluruh unit bisnis tersebut saling terhubung untuk membentuk ekosistem hiburan yang lebih menyeluruh.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·