Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya menyiagakan posko pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi untuk mengawal pelayanan dan penanganan korban kecelakaan kereta api di Bekasi Timur.
“Kehadiran polisi di lokasi untuk memastikan proses pelayanan medis terhadap korban berjalan aman, tertib, dan lancar,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro di Jakarta, Rabu.
Dia mengatakan personel kepolisian disiagakan untuk membantu kelancaran pelayanan di rumah sakit.
“Kami memastikan seluruh proses penanganan korban berjalan optimal dan personel hadir untuk mendukung kelancaran pelayanan medis, sekaligus memberikan rasa aman bagi keluarga korban,” ujar Kusumo.
Dia menyebutkan sebanyak 22 korban saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Kota Bekasi.
Polisi turut membantu dalam pengaturan situasi di area rumah sakit serta memfasilitasi kebutuhan keluarga korban.
Kusumo menegaskan posko tersebut bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat dalam situasi darurat.
“Prinsipnya, kami hadir untuk melayani. Korban dan keluarga harus mendapatkan pendampingan yang baik, sementara situasi di rumah sakit tetap kami jaga agar kondusif,” ungkap Kusumo.
Baca juga: Kemensos dampingi keluarga korban tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi
Baca juga: Korlantas gunakan dua jenis alat TAA dalam olah TKP kecelakaan kereta
Baca juga: Korban tewas kecelakaan KRL di Bekasi Timur bertambah jadi 16 orang
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·