Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya mengerahkan ribuan personel gabungan guna mengawal jalannya aksi unjuk rasa memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di sejumlah titik strategis Jakarta pada Senin (4/5/2026). Langkah pengamanan ini dilakukan untuk menjamin penyampaian aspirasi masyarakat berjalan aman dan tertib.
Pengerahan kekuatan sebanyak 3.545 personel ini mencakup unsur Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga dukungan dari Sabuk Kamtibmas sebagaimana dilansir dari Detikcom. Petugas disebar di beberapa lokasi kunci, termasuk Gedung DPR, kawasan Monas, serta kantor Kemendikdasmen dan Kemendiktisaintek.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa kehadiran aparat di lapangan bertujuan memberikan pelayanan langsung kepada para peserta aksi yang turun ke jalan.
"Kami dari Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat pengunjuk rasa," kata Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya.
Pendekatan persuasif dan humanis menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan tugas pengamanan kali ini. Selain melakukan penjagaan, personel di lapangan juga fokus pada pengaturan arus lalu lintas serta pencegahan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Kami tekankan kepada seluruh personel agar bertindak persuasif dan humanis. Kehadiran Polri untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman, tanpa mengganggu ketertiban umum," lanjut Budi Hermanto.
Guna mengantisipasi kemacetan, pihak kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional. Pengaturan ini akan diterapkan dengan melihat dinamika kepadatan massa di sekitar lokasi konsentrasi unjuk rasa.
"Kami mengimbau masyarakat pengguna jalan agar memperhatikan kondisi arus lalu lintas dan menyesuaikan perjalanan, khususnya di sekitar kawasan Monas, Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka, DPR/MPR RI, Gatot Subroto, serta area sekitar Kemendikdasmen dan Kemendiktisaintek," jelas Budi Hermanto.
Masyarakat umum disarankan untuk mencari jalur alternatif dan menjauhi area aksi untuk menghindari penumpukan kendaraan. Kepolisian juga meminta massa aksi agar tidak membawa barang berbahaya dan menjaga ketertiban selama menyampaikan pendapat di muka umum.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·