Polisi Telusuri CCTV Ungkap Identitas Wanita Terjun ke Jurang Paledang

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Aparat kepolisian melakukan penelusuran rekaman CCTV di sekitar Jalan Paledang, Kota Bogor, Jawa Barat, guna mengungkap identitas seorang wanita yang melompat ke jurang setelah terlibat cekcok dengan seorang pria pada Kamis (23/4) malam. Upaya ini dilakukan tim identifikasi untuk mendapatkan petunjuk tambahan mengenai kronologi dan keberadaan korban.

Penyelidikan intensif tersebut dikonfirmasi oleh Kanit Reskrim Polsek Bogor Tengah Ipda Budi Setiawan pada Jumat (24/4/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom. Hingga saat ini, baik identitas wanita maupun pria yang terlibat keributan tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

"(CCTV) Sedang dicari sama (tim) identifikasi atau Inafis. Tapi belum ada kabar lagi kayaknya belum ketemu. Iya (cari petunjuk tambahan)," kata Ipda Budi Setiawan, Kanit Reskrim Polsek Bogor Tengah.

Pihak kepolisian juga memberikan perhatian khusus pada sosok pria misterius yang sempat terlihat mengejar korban sesaat sebelum insiden terjadi. Budi menegaskan bahwa tim di lapangan masih terus bergerak melacak jejak pria yang identitasnya belum diketahui tersebut.

"(Keberadaan pria) Masih dicari," kata Ipda Budi Setiawan, Kanit Reskrim Polsek Bogor Tengah.

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, korban memiliki ciri fisik berupa rambut panjang yang diikat, berusia sekitar 25 tahun, serta mengenakan baju hijau dan legging hitam tanpa alas kaki. Sementara pria yang bersamanya diperkirakan berusia 60 tahun dengan perawakan fisik tertentu.

"Kebetulan di situ ada saksi yang melihat, saksi mengetahui ada wanita dan laki-laki. Wanita itu (cirinya) rambutnya panjang diikat, memakai baju hijau, celana leging hitam, nggak pakai sendal. Usianya (diperkirakan) 25 tahunan. Yang laki-laki usianya tua 60-an tahun, hitam, wajah mirip Arab ke India-indiaan," kata Ali Firdaus, Lurah Paledang.

Petugas SAR gabungan sempat melakukan penyisiran di Sungai Cipakancilan sejak pagi hari, namun proses tersebut dihentikan sementara pada pukul 10.30 WIB. Lurah Paledang menyatakan bahwa penghentian dilakukan karena tim tidak menemukan indikasi korban terjatuh atau hanyut di aliran sungai tersebut.

"Sambil kita cari informasi ke warga, kan sudah dikasih tahu ciri-cirinya cewek itu, barangkali ada yang melihat atau mengetahui. Jadi sampai sekarang belum diketahui keberadaan si ceweknya itu. (Alasan pencarian dihentikan) Ya dengan tadi tidak ditemukan tanda-tanda terjatuh, atau hanyut terbawa airnya," kata Ali Firdaus, Lurah Paledang.