Akselerasi pembangunan sektor-sektor produktif kini menjadi fokus utama pemerintah dalam menjalankan roda perekonomian nasional. Langkah strategis ini diambil guna memastikan setiap program pembangunan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kebijakan tersebut ditegaskan oleh Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri acara panen raya udang di Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu (23/5/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom. Kepala Negara menginstruksikan jajaran kabinetnya untuk bergerak cepat dalam memprioritaskan proyek yang mendatangkan nilai tambah.
"Nanti dalam bulan bulan yang akan datang kita akan mempercepat proses pembangunan yang produktif, semua yang produktif akan kita jalakan," kata Prabowo di acara panen raya udang, di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026).
Presiden menekankan bahwa arah dukungan pemerintah ke depan hanya akan diberikan kepada program-program kerja yang terbukti memiliki nilai produktivitas tinggi.
"Produktif artinya harus menghasilkan nilai tambah, saya kasih petunjuk ke kabinet yang boleh kita dukung, yang harus kita jalankan adalah proyek proyek yang produktif," lanjut Prabowo.
Mantan Menteri Pertahanan tersebut menggarisbawahi bahwa indikator utama dari keberhasilan sebuah proyek produktif diukur dari kemampuannya dalam menciptakan lapangan kerja baru sekaligus memperkuat kondisi perekonomian masyarakat.
"Batasan produktif apa? menciptakan lapangan kerja untuk rakyat kita. Kedua menghasilkan nilai tambah, menambah kekayaan bangsa Indonesia, menambah penghasilan rakyat kita, itu arti produktif," ujar Prabowo.
Di sisi lain, pemerintah juga mulai membatasi pembangunan infrastruktur fisik yang hanya bersifat administratif. Proyek-proyek seperti pembangunan gedung perkantoran megah yang minim dampak ekonomi langsung bagi masyarakat kini ditunda pengerjaannya.
"Jadi maaf kita sekarang tunda lah bangun banyak kantor, kantor, kantor itu. Kantor itu ya perlu, tapi jangan ada kantor nggak ada produktifitas, iya kan? kantor megah produknya nggak ada, lebih baik kantornya nggak begitu bagus tapi produknya bagus, hasilnya banyak, penghasilan untuk rakyat banyak, rakyat kita butuh pekerjaan," ujar Prabowo.
46 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·