Prabowo Subianto Pastikan Penanganan Korban Kecelakaan Kereta Bekasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Presiden Prabowo Subianto melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi para korban kecelakaan kereta api di RSUD Bekasi pada Selasa (28/4/2026). Insiden yang melibatkan KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur tersebut mengakibatkan puluhan orang harus menjalani perawatan medis intensif.

Berdasarkan laporan yang dilansir dari Detikcom, sebanyak tujuh orang dinyatakan meninggal dunia dan 81 lainnya mengalami luka-luka akibat benturan keras tersebut. Prabowo menegaskan bahwa pihak rumah sakit telah memberikan penanganan maksimal kepada puluhan pasien yang masuk ke unit gawat darurat sejak Senin malam.

"Sebagian sudah ada yang pulang. Kalau tidak salah masih sekitar total 60 ya? 54 dan hampir semuanya sudah ditangani yang saya lihat. Sudah ditangani dengan baik, sebagian sudah dikembalikan, sebagian sudah diurus. Pokoknya semuanya sudah diurus," kata Prabowo usai menjenguk korban di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Kepala Negara juga memastikan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam terkait beban finansial yang dihadapi para penyintas. Penyerahan bantuan dana akan segera diproses oleh instansi terkait untuk meringankan beban keluarga korban.

"Ya nanti ada semuanya, ada kompensasinya ya," imbuh Prabowo.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, merinci situasi terkini mengenai jumlah pasien yang masih bertahan di fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah tersebut. Menurutnya, tim medis terus bekerja cepat agar pasien dengan luka ringan dapat segera kembali ke rumah masing-masing.

"Hari ini sudah ada 15 yang pulang, 15 korban yang sudah kembali, cukup dengan perawatan jalan. Kemudian yang sudah masuk ke bangsal, 13 sudah masuk ke bangsal," ucap Tri.

Selain penanganan luka-luka, pihak berwenang juga telah memfasilitasi pemulangan jenazah korban yang meninggal dunia di lokasi kejadian. Tri menambahkan bahwa proses evakuasi di titik kecelakaan masih terus dilakukan oleh petugas gabungan hingga saat ini.

"Dan tiga korban yang meninggal; satu dibawa ke Wonogiri, satu dibawa ke Cilacap, and satu dibawa ke Kemayoran. Jadi update terakhir seperti itu, dan ini masih terus diupayakan karena masih ada juga korban yang belum bisa dievakuasi di lokasi," kata Tri.

Data resmi mengenai total keseluruhan korban dipaparkan oleh pihak manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI). Direktur Utama KAI memberikan rincian angka kematian dan cedera yang terdata di posko darurat hingga Selasa pagi pukul 06.34 WIB.

"Jumlah korban yang terjadi pada tadi malam meninggal 7 orang dan luka-luka dirawat 81 orang," ungkap Dirut KAI Bobby Rasyidin.

Situasi di Stasiun Bekasi Timur saat kejadian dilaporkan sangat mencekam dengan kepanikan luar biasa di antara para penumpang. Sejumlah video amatir menunjukkan kerusakan parah pada rangkaian KRL Commuter Line yang ringsek di bagian peron stasiun setelah dihantam kereta jarak jauh.