Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana melakukan evaluasi terhadap durasi pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Senin (11/5/2026). Langkah ini diambil untuk merespons aspirasi pengelola tempat ibadah di sekitar lokasi tersebut.
Penyesuaian jadwal ini berkaitan dengan tingginya minat masyarakat terhadap kehadiran zona bebas polusi di wilayah tersebut, namun terdapat kebutuhan warga untuk menjalankan ibadah pagi. Dilansir dari Detikcom, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya menyeimbangkan antara ruang olahraga dan kegiatan keagamaan.
"Ketika kita melakukan pencanangan HUT dan sekaligus pemilahan sampah dan juga rencana untuk Car Free Day yang ada di Rasuna Said, dapat saya sampaikan antusiasme publiknya luar biasa," kata Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Pramono menjelaskan bahwa ada pertimbangan khusus terkait waktu operasional CFD di kawasan ini. Hal tersebut dipicu oleh jadwal ibadah di sejumlah gereja atau tempat ibadah di sepanjang koridor Rasuna Said yang biasanya dimulai menjelang siang hari.
"Hanya memang ada permintaan terutama dari tempat-tempat di Rasuna Said yang ada, mohon maaf, ibadahnya. Ibadahnya biasanya dimulai dari jam 10.00 WIB. Maka kami segera memutuskan untuk Rasuna Said pelaksanaan Car Free Day tetap dimulai 05.30 tetapi selesainya pasti akan lebih cepat dari itu," ujar Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Pramono juga membandingkan skema operasional tersebut dengan area CFD utama di Jakarta Pusat. Keputusan final mengenai jam berakhirnya kegiatan olahraga di jalur protokol tersebut ditargetkan rampung sebelum memasuki bulan Juni mendatang.
"Tetapi yang untuk Sudirman-Thamrin kami akan mulai 05.30, selesai apakah jam 10.00 atau 09.30 nanti segera kami putuskan sebelum tanggal 1 Juni ini," jelas Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Penegasan mengenai perbedaan durasi antar wilayah ini dilakukan guna memastikan kenyamanan seluruh lapisan masyarakat. Pramono berkomitmen bahwa kebijakan di Rasuna Said tidak akan disamaratakan dengan kawasan Sudirman-Thamrin demi menjaga kelancaran akses ibadah warga.
"Tetapi khusus untuk Rasuna Said tentunya saya mempertimbangkan masukan saran dari masyarakat yang akan beribadah pada hari itu. Dan pasti nanti berbeda dengan di Sudirman-Thamrin," imbuh Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·