Presiden Prabowo Tinjau Korban Tabrakan KA Argo Bromo di Bekasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Presiden Prabowo Subianto mengunjungi RSUD Kota Bekasi pada Rabu (29/4/2026) untuk menjenguk korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Kepala Negara menyatakan belasungkawa mendalam sekaligus menginstruksikan investigasi segera terkait penyebab insiden transportasi tersebut.

Dilansir dari Detikcom, tabrakan hebat ini melibatkan KRL bernomor 5568 yang mengakibatkan gangguan layanan pada jalur tulang punggung transportasi nasional tersebut. Presiden datang didampingi Mensesneg Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono untuk memastikan penanganan medis korban berjalan optimal.

"Hari ini saya datang ke rumah sakit Bekasi, tentunya kita semua prihatin, kaget, dengan kecelakaan yang telah terjadi," ujar Prabowo, Presiden Republik Indonesia.

Dalam kunjungannya, Presiden menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap keamanan perlintasan kereta api di seluruh wilayah Indonesia yang dinilai masih memiliki risiko tinggi.

"Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi, atas nama pemerintah, kita segera akan mengadakan investigasi kejadiannya bagaimana," tegas Prabowo.

Pemerintah juga berencana mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung guna meminimalisir kecelakaan di perlintasan sebidang yang tidak terjaga.

"Tapi secara garis besar memang kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api banyak yang tidak dijaga, kita segera akan atasi," katanya.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur menyampaikan apresiasi atas perhatian penuh yang diberikan pemerintah pusat. Ia menyebutkan bahwa koordinasi dengan kementerian terkait telah dilakukan sejak awal proses pemulihan jalur.

"Atensi beliau sangat besar sekali dan beliau bertiga, kita, kemarin rapat singkat dan memberikan arahan-arahan," ungkap Bobby, Dirut PT KAI.

Bobby menjelaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah normalisasi layanan kereta api tanpa mengabaikan faktor keselamatan penumpang. Ia juga merinci pengerahan personel untuk membersihkan puing-puing sisa tabrakan dari rel agar perjalanan kereta dapat kembali beroperasi secara normal.

"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses, mulai dari proses penyelamatan, pertolongan korban, evakuasi, perawatan, sampai dengan kemarin melakukan recovery dari layanan atau pembebasan dari rel yang masih ada puing-puing kemarin dari bekas KRL 5568," ujar Bobby.

Pihak manajemen KAI juga memberikan penghargaan khusus kepada tim medis dari berbagai rumah sakit di Bekasi dan Karawang yang bekerja cepat menangani para penyintas kecelakaan tersebut sejak hari kejadian.

"Kami sampaikan terima kasih khusus kepada Basarnas, TNI, Polri, seluruh rumah sakit yang telah menangani korban, RSUD Bekasi, RS Polri Kramat Jati, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Primaya Timur, RS Hermina Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Siloam Bekasi Timur dan Cikarang, RS Bakti Kartini, RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat, RS Dewi Sri Karawang dan RS MMC Kuningan," pungkasnya.