PT KAI Angkut 554 Ribu Penumpang Kereta Jarak Jauh

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Sebanyak 554.407 pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh dan lokal selama tiga hari pertama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus pada 13-15 Mei 2026. Lonjakan mobilitas masyarakat ke berbagai daerah ini dipicu oleh momentum libur panjang tersebut.

Konektivitas antarkota menempatkan kereta api sebagai moda transportasi utama masyarakat, seperti dilansir dari Money. Penggunaan transportasi publik berbasis rel ini dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur, pulang kampung singkat, hingga urusan pekerjaan dan pendidikan.

Pergerakan penumpang yang dinamis menuju kota-kota wisata dan pusat aktivitas masyarakat sudah terlihat sejak awal masa libur panjang.

“Long weekend selalu menghadirkan pergerakan masyarakat yang sangat dinamis. Kami melihat perjalanan menuju kota wisata, pusat kuliner, kawasan pendidikan mengalami peningkatan cukup signifikan,” ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.

Volume pemesanan tiket untuk masa keberangkatan 13-17 Mei 2026 telah menembus 861.926 tiket hingga Sabtu (16/5/2026) pukul 10.00 WIB. Angka penjualan tersebut masih terus bertambah seiring berjalannya waktu.

Data okupansi harian menunjukkan sebanyak 196.370 tiket terjual pada Rabu (13/5/2026), diikuti 197.368 tiket pada Kamis (14/5/2026), dan 160.668 tiket pada Jumat (15/5/2026). Sementara itu, penjualan tiket untuk Sabtu (16/5/2026) mencapai 147.851 tiket dan Minggu (17/5/2026) sebanyak 159.669 tiket.

Sejumlah kota yang menjadi tujuan favorit masyarakat sepanjang libur panjang ini meliputi Yogyakarta, Bandung, Semarang, Solo, Purwokerto, hingga Malang.

Stasiun Pasarsenen mencatatkan volume pelanggan tertinggi sebesar 55.663 orang, disusul Stasiun Gambir dengan 52.293 orang, dan Stasiun Yogyakarta sebanyak 52.111 orang.

Stasiun lain yang mencatat volume tinggi meliputi Semarang Tawang dengan 34.994 pelanggan, Bandung 31.995 pelanggan, Surabaya Gubeng 28.670 pelanggan, Purwokerto 26.951 pelanggan, Solo Balapan 26.543 pelanggan, Surabaya Pasar Turi 25.690 pelanggan, serta Malang sebanyak 24.988 pelanggan.

Tingginya angka pergerakan masyarakat menuju berbagai wilayah tujuan ini dinilai turut memberikan dampak positif bagi perputaran ekonomi lokal setempat.

“Setiap perjalanan kereta api membawa dampak yang luas. Aktivitas masyarakat ikut bergerak, mulai dari sektor UMKM di sekitar stasiun, transportasi lanjutan, penginapan, pusat kuliner, hingga perdagangan lokal di kota-kota tujuan,” kata Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.

Peran transportasi publik dalam menjaga konektivitas terlihat dari peningkatan jumlah perjalanan di tengah tingginya mobilitas. KAI mengimbau para pelanggan untuk mengantisipasi keterlambatan dengan datang lebih awal ke stasiun serta menyiapkan tiket dan kartu identitas sebelum waktu keberangkatan.