PT Pegadaian dan PT Antam Kerja Sama Perkuat Ekosistem Emas Nasional

Sedang Trending 4 jam yang lalu

PT Pegadaian bersama PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau ANTAM resmi menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat ekosistem emas nasional. Kolaborasi ini dilakukan melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Produk Logam Mulia.

Sinergi antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini berfokus pada optimalisasi rantai pasok dan distribusi emas di pasar domestik. Kerja sama tersebut dilansir dari Bloomberg Technoz pada Senin, 25 Mei 2026.

Langkah strategis ini juga bertujuan memperluas jaringan perdagangan logam mulia. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap produk investasi emas yang aman dan terstandarisasi.

Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti. Ia didampingi oleh Direktur Komersial PT ANTAM (Persero) Tbk, Handi Sutanto, di Jakarta.

Kesepakatan ini lahir dari komitmen bersama untuk membangun rantai pasok logam mulia yang lebih aman, kuat, dan terintegrasi. Kedua perusahaan melihat kebutuhan instrumen investasi berbasis emas terus meningkat di tengah dinamika ekonomi global.

ANTAM memiliki posisi penting dalam penyediaan logam mulia nasional sebagai produsen emas terkemuka di Indonesia. Sementara itu, Pegadaian aktif mengembangkan layanan investasi emas bagi masyarakat luas.

Kolaborasi kedua BUMN ini dinilai mampu memperkuat ekosistem emas nasional dari berbagai lini. Penguatan dilakukan mulai dari sisi produksi, distribusi, hingga layanan investasi, sekaligus memperluas pilihan investasi safe haven.

Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, menjelaskan bahwa kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan bisnis emas perusahaan.

"Sinergi bersama ANTAM merupakan milestone penting bagi Pegadaian dalam membangun ekosistem emas yang tangguh di Indonesia. Dengan rantai pasok yang lebih kuat, kami percaya dapat menghadirkan akses produk logam mulia yang lebih optimal dan kompetitif, sekaligus mendukung ketahanan inklusi keuangan berbasis emas," ujar Selfie Dewiyanti.

Integrasi antara Pegadaian dan ANTAM akan mendorong layanan perdagangan emas menjadi lebih inklusif. Produk yang ditawarkan kepada masyarakat diharapkan semakin kompetitif, transparan, dan mudah diakses di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Komersial PT ANTAM (Persero) Tbk, Handi Sutanto, menilai kerja sama ini menjadi bagian penting dalam pengembangan ekosistem emas nasional yang lebih modern dan terintegrasi.

"ANTAM menyambut baik kolaborasi bersama Pegadaian sebagai bagian dari upaya bersama memperkuat ekosistem emas nasional. Sebagai satu-satunya produsen emas di Indonesia yang terakreditasi London Bullion Market Association (LBMA), ANTAM berkomitmen menghadirkan produk Emas Kebanggaan Indonesia yang terpercaya dan berstandar internasional," ujar Handi Sutanto.

ANTAM terus menjalankan bisnis emas terintegrasi dari hulu hingga hilir atau mine to market. Strategi tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh akses investasi emas yang aman, nyaman, dan terpercaya.

Sebagai perusahaan yang masuk dalam daftar LBMA Good Delivery List, ANTAM memiliki standar internasional dalam pengolahan dan pemurnian emas. Posisi ini menjadikan ANTAM sebagai satu-satunya perusahaan pengolahan emas di Indonesia yang diakui secara global.

Di sisi lain, Pegadaian juga memperkuat posisinya sebagai Bank Emas pertama di Indonesia dengan layanan yang semakin lengkap. Perusahaan kini menyediakan berbagai layanan seperti Perdagangan Emas, Deposito Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, hingga Pinjaman Modal Kerja Emas.

Pegadaian memiliki fasilitas penyimpanan emas atau vault dengan standar keamanan internasional. Perusahaan juga mempunyai pabrik pengolahan emas melalui anak usaha Galeri 24 yang mendukung penguatan ekosistem bisnis emas nasional.

Kerja sama antara Pegadaian dan ANTAM diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap stabilitas ekonomi nasional. Penguatan instrumen investasi berbasis emas dinilai penting untuk menjaga ketahanan ekonomi masyarakat di tengah ketidakpastian global.

Pegadaian terus memperluas transformasi bisnis sejak bergabung dalam Holding Ultra Mikro bersama BRI dan PNM pada 2021. Perusahaan kini tidak hanya bergerak di sektor gadai, tetapi juga menjadi lembaga keuangan inklusif.

Pada Desember 2024, Pegadaian resmi mengantongi izin usaha bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Izin tersebut memungkinkan Pegadaian menjalankan berbagai layanan berbasis emas secara resmi dan terintegrasi.

Selain layanan Bank Emas, Pegadaian memiliki berbagai produk investasi seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Arisan Emas. Produk tersebut dirancang agar investasi emas semakin mudah dijangkau masyarakat luas.

Seluruh layanan Pegadaian kini dapat diakses melalui outlet, agen Pegadaian, hingga aplikasi digital Tring! by Pegadaian. Transformasi digital tersebut dilakukan untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan transaksi finansial masyarakat.

Melalui kolaborasi strategis ini, Pegadaian dan ANTAM berharap dapat memperkuat posisi emas sebagai instrumen investasi yang aman dan terpercaya. Sinergi kedua BUMN tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi nasional berbasis ekosistem emas yang berkelanjutan.