Ketua DPP PDIP Puan Maharani menegaskan bahwa partainya akan tetap mengawasi jalannya roda pemerintahan dengan memberikan masukan serta kritik yang konstruktif dari luar koalisi eksekutif. Pernyataan tersebut disampaikan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (21/5/2026), sebagai respons atas apresiasi yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto terkait posisi politik PDIP.
Sikap politik ini mempertegas peran partai berlambang banteng moncong putih tersebut sebagai penyeimbang jalannya kekuasaan, seperti dilansir dari Detikcom. Puan menyampaikan apresiasi kembali atas pengakuan yang diberikan oleh kepala negara mengenai peran partainya di luar pemerintahan.
"Tentu saja kami sangat mengapresiasi hal tersebut bahwa dukungan dan apa yang dilakukan oleh PDI Perjuangan tentu saja akan selalu dilakukan dengan cara-cara yang memang akan selalu kami lakukan untuk, ya, seperti yang Pak Presiden sampaikan bahwa memberi masukan atau memberikan kritik yang konstruktif," kata Puan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Mengenai konstelasi politik di parlemen, Puan menjelaskan bahwa keberadaan PDIP di antara tujuh partai politik lainnya di DPR RI bukan untuk mencari menang atau kalah dalam pemungutan suara. Fokus utama partai adalah memastikan setiap kebijakan pemerintah mendapatkan masukan yang membangun.
"Ini bukan apa bicaranya, satu banding tujuh, namun apa yang kami berikan sebagai masukan adalah masukan untuk bisa memberikan sesuatu hal yang menjadi masukan yang konstruktif," ujar Puan.
Menurut Puan, kehadiran fungsi kontrol yang kuat sangat dibutuhkan agar dinamika tata kelola pemerintahan berjalan lebih baik ke depan.
"Jadi, bukan kemudian kalah atau menang, tapi justru memberikan masukan agar ada perbaikan," tambahnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara terbuka menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada PDIP yang memilih berada di luar koalisi pemerintah. Prabowo menilai langkah politik tersebut sebagai wujud pengorbanan demi menjaga fungsi kontrol dan keseimbangan demokrasi di Indonesia.
"Saudara-saudara sekalian, terima kasih atas waktu yang diberikan kepada saya. Terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepada saya, sekali lagi terima kasih atas kerja sama kita," kata Prabowo saat menutup pidato pandangan pemerintah mengenai ekonomi makro dan fiskal tahun 2027 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5).
Presiden Prabowo menyadari bahwa PDIP merupakan satu-satunya fraksi di DPR RI yang tidak masuk dalam koalisi pendukung pemerintah saat ini.
"Memang tidak semua partai di sini bagian dari pemerintah, dan saya hormati dan saya hargai itu, demokrasi kita perlu checks and balances. Saya paham dan mengerti bahwa PDIP berkorban untuk berada di luar pemerintah," ucapnya.
41 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·