Renang masters jadi ruang kompetisi lintas usia menuju ajang ASEAN

Sedang Trending 45 menit yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Kejuaraan 4th Nika Kalila Masters Swimming Championship 2026 menjadi ruang kompetisi lintas usia sekaligus bagian dari persiapan Indonesia menuju Southeast Asia Masters Swimming Championship 2026 di Jakarta.

Ketua Harian Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI) sekaligus Ketua Panitia Pengarah 4th Nika Kalila Masters Swimming Championship 2026 Harlin E Rahardjo mengatakan kejuaraan yang diikuti 122 perenang dari berbagai daerah, termasuk Malaysia itu membuktikan bahwa renang dapat ditekuni oleh semua kelompok usia.

“Renang ini membuktikan bahwa renang adalah olahraga segala umur. Umur tidak berpengaruh, semua semangatnya sama,” kata Harlin dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin.

Kejuaraan yang bergulir di Nika Training Pool Bintaro akhir pekan lalu itu mempertandingkan 16 nomor lomba dan diikuti perenang mulai dari usia 25 tahun hingga kategori di atas 80 tahun.

Harlin mengatakan format perlombaan yang menggabungkan peserta berdasarkan catatan waktu terbaik, bukan semata kelompok umur, menjadi bagian dari semangat untuk menjadikan renang sebagai olahraga yang terbuka bagi semua kalangan.

Menurut dia, penyelenggaraan Nika Kalila Masters Swimming Championship juga selaras dengan gerakan “Ayo Berenang” yang dicanangkan PB AI untuk mendorong minat masyarakat terhadap olahraga renang.

Baca juga: 900 perenang dari 27 negara bersaing di Oceanman Bali 2026

“Kami berharap gerakan Ayo Berenang yang dicanangkan oleh Akuatik Indonesia itu bisa sukses, menularkan virus senang renang ke seluruh masyarakat Indonesia. Dan kita juga berharap renang masters ini, selain untuk hobi juga untuk bisa berprestasi,” ujar Harlin.

Kejuaraan tersebut juga menjadi pemanasan Indonesia sebelum menjadi tuan rumah Southeast Asia Masters Swimming Championship pada 14–18 Oktober 2026 di Gelora Bung Karno, Jakarta.

“Nanti akan banyak atlet-atlet masters dari ASEAN, bahkan ada yang dari luar juga kita undang. Jadi akan meriah nanti di GBK, dan mudah-mudahan masters swimming di Indonesia makin berkembang,” kata Harlin.

Sementara itu, Ketua Panitia 4th Nika Kalila Masters Swimming Championship 2026 Rara Nastiti mengatakan antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi, terutama dengan kehadiran perenang senior.

“Kategori itu kita per lima tahun, mulai dari umur 25 sampai yang paling tua di atas 85 ada tiga orang,” kata Rara.

Rara mengatakan penyelenggaraan tahun ini dibuat lebih dinamis dengan seremoni pengalungan medali yang dilakukan langsung setelah setiap nomor lomba selesai.

Suasana kejuaraan juga makin semarak dengan kehadiran sejumlah perenang nasional, antara lain I Gede Siman Sudartawa, Gagarin Nathaniel, dan Joe Aditya.

“Ya, rencananya setiap Mei kita akan adakan event Nika Masters Championship ini,” ujar Rara.

Baca juga: Akuatik Indonesia pastikan efisiensi anggaran tak ganggu pelatnas

Baca juga: Akuatik Indonesia berharap renang masuk kurikulum pendidikan

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.