Manajemen RSUD Bekasi memindahkan dua pasien korban kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL ke RS Primaya serta Eka Hospital pada Rabu (29/4) malam. Langkah ini diambil guna memberikan perawatan medis yang lebih intensif di fasilitas kesehatan dengan peralatan yang lebih memadai.
Kedua pasien yang sebelumnya berada di ruang ICU tersebut diketahui bernama Endang Kuswati dan Dewi. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Detikcom, pemindahan dilakukan agar korban mendapatkan pemantauan lebih ketat mengingat kondisi luka yang diderita memerlukan fasilitas penunjang medis canggih.
Wadir Pelayanan RSUD Bekasi, Sudirman, menjelaskan bahwa rujukan dilakukan bukan karena kondisi pasien yang memburuk, melainkan demi optimalisasi tindakan medis. Pihak rumah sakit juga telah melakukan koordinasi dengan PT KAI terkait proses perawatan lanjutan bagi para korban tersebut.
"Nah, kemarin ada dua yang dirujuk tuh yang sudah bisa saya sampaikan. Itu perlu pemantauan lebih ketat dan butuh sarana yang lebih canggih lagi lah, katakanlah seperti itu," kata Sudirman, Wadir Pelayanan RSUD Bekasi.
Sudirman menambahkan bahwa status RS Primaya yang merupakan rumah sakit tipe A menjadi pertimbangan utama dibandingkan RSUD Bekasi yang masih bertipe B. Dengan kapasitas tenaga spesialis yang lebih terfokus, diharapkan pemulihan korban dapat berjalan lebih maksimal.
"Jadi kita kan kemarin banyak, banyak korban gitu kan, jadi dokter-dokter spesialis juga kan fokusnya terbagi. Jadi kami berkoordinasi dengan PT KAI supaya nanti perawatannya lebih intens. Mungkin ini kan Primaya kan tipe A ya, kalau kita kan masih tipe B," jelas Sudirman.
Hingga saat ini, sebanyak 17 korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur tersebut masih menjalani perawatan di RSUD Bekasi. Terdapat tiga pasien yang dijadwalkan menjalani tindakan operasi untuk menangani cedera fisik yang mereka alami.
"Hari ini ada tiga yang dioperasi. Tadi ada yang ini, tendon ya. Kalau tendon sih nggak terlalu vital, tendon di jari. Kemudian dua lagi saya kurang hafal ya, datanya masih di ruangan," ucap Sudirman.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·