Nilai tukar rupiah di pasar Non-Deliverable Forward (NDF) bergerak fluktuatif dan sempat melorot ke level Rp17.192 per dolar AS pada perdagangan Kamis pagi, 16 April 2026. Pelemahan ini dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap stabilitas fiskal domestik di tengah ketidakpastian konflik di Timur Tengah.
Dilansir dari Bloombergtechnoz, rupiah dibuka stagnan dengan perubahan tipis 0,01 persen ke posisi Rp17.163 per dolar AS sebelum akhirnya melemah 0,18 persen. Pada pukul 07.15 WIB, posisi mata uang Garuda tercatat berada di level Rp17.172 per dolar AS.
Meskipun indeks dolar AS mengalami penurunan selama lima hari beruntun dan harga minyak mentah jenis Brent melandai ke level US$94,5 per barel, rupiah gagal menguat. Hal ini berbanding terbalik dengan mata uang Asia lainnya seperti ringgit Malaysia yang menguat 0,19 persen dan yen Jepang yang bergerak di zona hijau.
Sentimen negatif domestik muncul setelah S\&P Global Ratings merilis laporan mengenai kerentanan Indonesia terhadap guncangan sektor energi. Lembaga pemeringkat tersebut menilai kondisi fiskal Indonesia lebih berisiko dibandingkan Malaysia karena struktur ekonomi yang kurang terdiversifikasi dalam menghadapi kenaikan harga komoditas energi.
Kenaikan harga minyak dunia akibat konflik global berpotensi memperlebar defisit transaksi berjalan di dalam negeri. Kondisi ini juga diprediksi akan membebani anggaran negara melalui peningkatan subsidi energi yang pada akhirnya dapat memicu laju inflasi dan kenaikan suku bunga pasar.
Pergerakan di pasar NDF pagi ini mencerminkan tingginya premi risiko yang dipasang investor terhadap aset Indonesia. Fluktuasi tajam tersebut menjadi indikator awal persepsi risiko global yang bersifat struktural daripada sekadar tekanan jangka pendek akibat perang.
Pasar memperkirakan pergerakan rupiah di pasar spot akan tetap berada dalam tekanan sepanjang hari ini. Nilai tukar diprediksi bergerak dalam rentang Rp17.100 hingga Rp17.300 per dolar AS selama faktor fundamental domestik belum menunjukkan perbaikan signifikan.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·