Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat sebesar 1,15 persen ke level 7.174 pada penutupan perdagangan Kamis (7/5/2026) akibat sentimen positif di sektor kesehatan. Kenaikan ini terjadi saat investor mencermati laporan munculnya klaster infeksi Hantavirus yang terdeteksi pada sebuah kapal pesiar di Samudra Atlantik.
Dilansir dari Bloombergtechnoz, pergerakan indeks sepanjang hari konsisten berada di zona hijau dengan rentang transaksi antara level 7.107 hingga mencapai puncaknya di 7.207. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat nilai transaksi harian menembus angka Rp23,19 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 42,37 miliar saham.
Sektor kesehatan memimpin penguatan pasar dengan kenaikan mencapai 2,01 persen, diikuti oleh sektor keuangan yang tumbuh 1,98 persen dan properti sebesar 1,32 persen. Sebanyak 361 saham terpantau menguat, sementara 295 saham melemah dan 160 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.
Beberapa emiten kesehatan mencatatkan lonjakan signifikan, di antaranya PT Multi medika Internasional Tbk (MMIX) yang naik 17 persen dan PT Medela Potentia Tbk (MDLA) sebesar 9,1 persen. Penguatan juga dialami PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) sebesar 8,42 persen, PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK) 8,12 persen, serta PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) yang meningkat 4,05 persen.
Kondisi pasar ini dipicu oleh kekhawatiran atas wabah Hantavirus yang dilaporkan mulai menyebar dari kapal pesiar menuju Kepulauan Canary, Spanyol. Penyakit langka ini menular melalui kontak dengan kotoran hewan pengerat dan dapat menyebabkan gagal napas akut dengan tingkat kematian mencapai 50 persen di wilayah Amerika.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan penegasan bahwa pemerintah sedang merancang langkah mitigasi serta sistem penyaringan ketat untuk mencegah masuknya virus tersebut ke wilayah Indonesia. Pemantauan dilakukan secara intensif dengan memperhatikan panduan dari otoritas kesehatan internasional.
"Ini kan virus yang lumayan berbahaya. Kita sudah koordinasi dengan WHO, kita minta guidance (panduan) untuk bisa lakukan screening-nya," papar Budi di Gedung Kemenkes, Kamis.
Selain performa saham yang positif, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga mengalami apresiasi sebesar 0,27 persen. Pada penutupan perdagangan hari ini, mata uang Garuda berada di posisi Rp17.342/US$.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·