Pasar saham Amerika Serikat mengalami penguatan menjelang libur panjang akhir pekan yang disokong oleh antusiasme tinggi investor terhadap sektor kecerdasan buatan (AI) serta meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Dilansir dari Bloombergtechnoz, indeks S&P 500 mengalami kenaikan sebesar 0,4 persen sekaligus membukukan rekor penguatan selama delapan pekan berturut-turut yang merupakan tren positif terpanjang sejak tahun 2023. Kenaikan juga diikuti oleh indeks Nasdaq 100 sebesar 0,2 persen karena pelaku pasar terus memburu saham-saham sektor teknologi.
Ketenangan pasar modal ini terlihat dari Indeks Volatilitas Cboe (VIX) yang bergerak mendekati level terendah sejak awal Februari. Para investor ekuitas tampak mengabaikan kekhawatiran terkait gangguan aliran energi akibat konflik di Iran yang berpotensi memicu tekanan inflasi baru.
Fokus pasar saat ini beralih pada ketahanan ekonomi domestik dan masifnya perluasan belanja korporasi AS di sektor ekosistem kecerdasan buatan. Grup saham yang terhubung dengan ekosistem Anthropic bahkan tercatat melonjak hingga lebih dari 50 persen sejak awal Maret 2026.
Perkembangan pasar opsi juga mencerminkan optimisme yang tinggi terhadap kelanjutan tren ekspansi teknologi ini di lantai bursa.
"Perdagangan AI tetap diminati, dengan investor lebih fokus pada pertumbuhan daripada khawatir tentang tekanan inflasi," kata Daniel Kirsch, kepala opsi di Piper Sandler.
Kenaikan harga produk dari perusahaan semikonduktor dinilai menjadi stimulus kuat bagi keyakinan para pelaku pasar modal saat ini.
"Ada keyakinan bahwa perusahaan semikonduktor mampu menaikkan harga seiring meningkatnya permintaan AI," tambah Daniel Kirsch, kepala opsi di Piper Sandler.
Di sektor ekonomi makro, indeks sentimen konsumen AS dari Universitas Michigan dilaporkan merosot ke level terendah sepanjang sejarah pada Mei 2026. Di sisi lain, Gubernur Federal Reserve Christopher Waller menyatakan bahwa kebijakan suku bunga acuan bank sentral ke depan memiliki peluang yang sama besar untuk naik ataupun turun.
Kondisi tersebut membuat pelaku pasar mengantisipasi penuh potensi kenaikan suku bunga The Fed pada Desember 2026. Sementara dari pergerakan saham individu, sejumlah korporasi mencatat aksi korporasi penting mulai dari Uber Technologies Inc. yang menjajaki akuisisi Delivery Hero SE, hingga lonjakan saham IMAX Corp., Workday Inc., Alcoa Corp., Ford Motor Co, Cava Group Inc., dan Sweetgreen Inc.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·