Harga saham PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) menguat pada sesi pertama perdagangan Selasa, 26 Mei 2026, di tengah momentum perseroan memasuki masa cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi.
Data RTI menunjukkan saham emiten produsen Alkylbenzene ini ditutup naik 1,65 persen atau meningkat 250 poin ke level Rp 15.375 per saham, setelah dibuka pada posisi Rp 15.150 per saham.
Perdagangan saham UNIC terpantau cukup sepi dengan frekuensi 200 kali, volume 662 saham atau lot, nilai transaksi harian Rp 1,01 miliar, dan nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp 5,89 triliun.
Kondisi tersebut kontras dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang justru ditutup melemah 0,91 persen ke level 9.149,68, serta indeks LQ45 yang tergelincir 1,18 persen ke posisi 623,78 pada sesi pertama.
Dalam empat hari perdagangan sejak 20 Mei 2026, harga saham UNIC sebenarnya sudah melesat sekitar 20 persen dari level Rp 12.800 ke Rp 15.375 per saham menurut laporan Kabar Bursa.
Meskipun harga saham melonjak agresif, data historis menunjukkan investor asing justru mencatat aksi jual bersih atau net sell sekitar Rp 256,59 juta dalam lima perdagangan terakhir.
Berdasarkan summary broker pada 25 Mei 2026, Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP) menjadi pembeli terbesar senilai Rp 175,4 juta, sedangkan CGS International Sekuritas Indonesia (YU) menjadi penjual terbesar senilai Rp 124 juta.
Secara teknikal, indikator saham UNIC menunjukkan status strong buy dengan Moving Average jangka pendek hingga panjang berada jauh di bawah harga pasar saat ini.
Namun, indikator momentum seperti RSI di level 81,95 dan Stochastic RSI yang menyentuh 100 mengindikasikan pergerakan saham tunggal produsen bahan baku deterjen ini sudah memasuki area jenuh beli.
Dilansir dari Liputan6.com, penguatan saham ini menyusul pengumuman pembagian dividen final tahun buku 2025 senilai Rp 554,68 miliar atau setara Rp 1.447 per saham yang diputuskan pada 20 Mei 2026.
Sebelumnya, emiten berkapasitas produksi 270 ribu ton per tahun ini telah membagikan dividen interim senilai Rp 82,41 miliar atau Rp 215 per saham pada 21 Oktober 2025.
Dengan demikian, total dividen tahun buku 2025 yang digelontorkan mencapai Rp 637,09... miliar atau Rp 1.662 per saham, yang diambil dari laba bersih diatribusikan ke entitas induk sebesar US$ 36,98 juta.
Setelah masa cum dividen di pasar reguler dan negosiasi usai, jadwal berikutnya adalah ex dividen pada 29 Mei 2026, disusul cum dividen pasar tunai dan tanggal daftar pemegang saham (DPS) pada 2 Juni 2026.
Manajemen PT Unggul Indah Cahaya Tbk dijadwalkan akan menyalurkan pembayaran seluruh dana dividen final tahun buku 2025 tersebut kepada para pemegang saham yang berhak pada 9 Juni 2026.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·