Senat Amerika Serikat resmi mengonfirmasi Kevin Warsh sebagai Ketua Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed) pada Jumat (15/5/2026) untuk menggantikan Jerome Powell. Keputusan tersebut diambil melalui proses pemungutan suara yang berakhir dengan hasil 54 banding 45 suara pendukung.
Dilansir dari Detik Finance melalui CNN, Warsh dijadwalkan mengisi posisi tersebut tepat setelah masa jabatan delapan tahun Jerome Powell berakhir pada tanggal yang sama. Presiden Donald Trump sendiri telah mengajukan nama mantan gubernur The Fed tersebut sebagai calon pimpinan sejak Januari lalu.
Sosok Warsh tercatat memiliki pengalaman sebagai gubernur The Fed pada periode 2006 hingga 2011 dan memiliki hubungan yang dinilai dekat dengan sektor Wall Street. Dalam beberapa tahun terakhir, ia dikenal sebagai pihak yang cukup vokal dalam menyampaikan kritik terhadap berbagai kebijakan yang diambil oleh bank sentral AS.
Meskipun terdapat tekanan dari Trump agar The Fed segera menurunkan suku bunga, Warsh menyatakan komitmennya untuk menjaga independensi lembaga tersebut di masa kepemimpinannya. Penegasan ini disampaikan olehnya guna menjawab kekhawatiran pasar terkait potensi intervensi politik terhadap arah kebijakan moneter.
Kondisi ekonomi saat ini memberikan tantangan bagi pimpinan baru, mengingat inflasi Amerika Serikat masih bertahan di atas target dua persen. Situasi ini diperumit oleh lonjakan harga energi sebagai dampak dari konflik Iran, yang memicu keraguan pasar atas peluang pelonggaran suku bunga dalam waktu dekat.
Warsh juga menyoroti pola komunikasi bank sentral yang dinilai terlalu sering memberikan panduan atau sinyal berlebihan kepada publik mengenai kebijakan masa depan. Ia berpendapat bahwa keterbukaan yang berlebihan tersebut justru dapat membatasi ruang gerak institusi itu sendiri.
"tahanan kata-katanya sendiri" ujar Kevin Warsh, Ketua Federal Reserve.
Kritik tersebut mencerminkan pandangan Warsh yang lebih selektif dalam berkomunikasi dengan pasar dibandingkan gaya kepemimpinan sebelumnya. Saat ini, pelaku ekonomi global tengah menantikan langkah konkret Warsh dalam menyeimbangkan stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi di tengah tensi geopolitik yang tinggi.
50 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·