Badan Energi Internasional (IEA) melaporkan bahwa operasional kilang minyak mentah India terancam mengalami gangguan signifikan pada April 2026 akibat serangan drone Ukraina yang terus berlanjut terhadap infrastruktur ekspor minyak Rusia di Laut Baltik dan Laut Hitam.
Dilansir dari Bloombergtechnoz, laporan bulanan IEA yang dirilis Selasa (14/4/2026) menyebutkan bahwa serangan tersebut menyasar tiga pelabuhan utama yaitu Primorsk, Ust-Luga, dan Novorossiysk yang memasok 80 persen kebutuhan impor minyak Rusia bagi India sepanjang tahun lalu.
"Gangguan berkepanjangan terhadap ketersediaan pelabuhan Rusia dapat secara signifikan memengaruhi operasi penyulingan India dalam beberapa pekan mendatang," tulis laporan IEA terkait potensi penurunan ketersediaan bahan baku kilang di negara tersebut.
Data intelijen pasar Kpler menunjukkan ketergantungan India terhadap Rusia sangat tinggi dengan rata-rata impor mencapai 1,98 juta barel per hari pada Maret 2026. Angka tersebut tercatat sebagai volume tertinggi sejak Juni 2023, di mana dua belas kilang India aktif memproses minyak mentah asal Rusia.
Peningkatan aktivitas penyulingan ini merupakan lonjakan drastis dibandingkan Februari 2026 yang hanya melibatkan tujuh kilang. Namun, posisi India kini terjepit menyusul berakhirnya masa pengecualian sanksi Amerika Serikat selama 30 hari pada 11 April 2026.
Ukraina secara sistematis menargetkan pelabuhan, pipa, dan kilang minyak untuk menekan pendapatan ekspor Kremlin. IEA memperkirakan tiga pelabuhan yang terdampak tersebut mewakili hampir 60 persen dari total ekspor minyak mentah Rusia melalui jalur laut sebelum terjadi serangan.
Meskipun aktivitas pemuatan barang di beberapa lokasi telah dilanjutkan, volume minyak yang keluar dari pelabuhan Ust-Luga dan Novorossiysk dilaporkan masih sangat terbatas. Pemerintah India bersama beberapa negara Asia lainnya saat ini dikabarkan sedang mendesak Departemen Keuangan AS untuk memperpanjang masa pengecualian sanksi demi menjaga stabilitas energi nasional.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·