Band Sheila On 7 kembali merilis single terbaru berjudul Sederhana. Lagu ini menjadi hadiah bagi para penggemar Sheila On 7, Sheilagank, untuk merayakan 30 tahun dibentuknya band asal Yogyakarta ini.
Lagu ini juga tak hanya menjadi karya baru untuk para penggemar, tetapi juga membawa pesan reflektif tentang kehidupan, terutama soal perbedaan antara keinginan dan kebutuhan.
Eross Candra selaku pencipta lagu mengungkap bahwa ide awal “Sederhana” berangkat dari fenomena yang kerap ia lihat di sekitar, khususnya pada anak muda.
“Banyak orang sekarang, anak-anak muda itu bias antara apa yang diinginkan dan apa yang dibutuhkan. Padahal itu dua hal yang berbeda,” ujar Eross Candra saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan.
Namun, menurut Duta, keresahan tersebut tak hanya dialami generasi muda. Ia menyebut kebingungan dalam membedakan keinginan dan kebutuhan juga terjadi pada banyak orang dari berbagai usia.
“Begitu kita ngobrol bertiga, ternyata itu bukan cuma problem anak muda. Orang tua pun masih banyak yang kesulitan menerjemahkan mana keinginan, mana kebutuhan,” kata Duta.
Lewat lagu ini, Sheila On 7 juga merefleksikan perjalanan panjang mereka di industri musik yang telah berjalan selama tiga dekade.
Duta mengenang bagaimana di awal karier, mereka sempat berada di fase ingin mengikuti gaya hidup dunia hiburan saat pertama kali pindah dari Yogyakarta ke Jakarta. Namun seiring waktu, mereka memilih jalan hidup yang lebih sederhana.
“Waktu awal ke Jakarta, pasti ada keinginan lihat artis lain seperti apa. Tapi akhirnya belanja kita lebih ke kebutuhan,” ujarnya.
Ia juga menyinggung bagaimana pilihan hidup tersebut justru menjadi pegangan penting, terutama saat menghadapi masa sulit.
“Cara hidup yang kita pilih selama ini, nggak ngikutin orang lain, itu yang menyelamatkan kita. Kita nggak cuma bisa nyelamatin diri sendiri, tapi juga bisa berbuat untuk orang lain,” lanjut Duta.
Dalam proses pembuatannya, Sederhana juga memiliki pendekatan yang berbeda dibandingkan single sebelumnya. Jika biasanya Eross menjadi pusat penciptaan lagu, kali ini ia melibatkan Duta dan Adam secara lebih intens dalam pengembangan komposisi dan lirik.
“Mas Eros tetap cikal bakalnya, tapi dia banyak ngajak diskusi. Jadi kita bahu-membahu bikin lagu ini jadi utuh,” jelas Duta.
Untuk proses produksi, lagu ini dikerjakan di Indonesia dengan proses mixing dan mastering di Yogyakarta, berbeda dari rilisan sebelumnya yang sempat melibatkan engineer dari Jepang.
“Kalau produksinya di Indonesia. Jadi kalau yang 'Film Favorit' kebetulan mixing-masteringnya kita pakai yang Jepang. Kita punya yang versi Jepangnya (Sederhana) juga, cuma dengan segala macam pertimbangan, biar vibe-nya juga nggak sama banget sama 'Film Favorit', akhirnya kita mixing dan mastering lagi di Jogja,” tuturnya.
Belum Ada Rencana Album Baru
Di tengah perilisan single terbaru ini, Sheila On 7 memastikan belum memiliki rencana untuk merilis album baru dalam waktu dekat. Meski begitu, mereka tetap ingin menghadirkan sesuatu untuk para penggemar, Sheilagank, terutama dalam momen perayaan anniversary band.
“Banyak keinginan yang sebenarnya pengin dilakukan waktu anniversary kemarin, tapi belum memungkinkan. Mudah-mudahan kali ini bisa,” kata Duta.
Ia menambahkan, salah satu yang ingin mereka wujudkan adalah kegiatan yang lebih intim bersama penggemar.
“Kayak mini jamming atau ketemu langsung. Biasanya itu yang kita lakukan, dan kita pengin bisa ada lagi,” tandasnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·