Jakarta (ANTARA) - Petenis tunggal putra nomor satu dunia Jannik Sinner tidak menyangka dirinya mampu mencapai level permainan seperti saat ini setelah memastikan tempat di semifinal Italian Open 2026.
Melajunya Sinner ke empat besar turnamen tersebut juga memastikan petenis Italia itu untuk mencatatkan rekor kemenangan pada pertandingan ATP Masters 1000 ke-32 berturut-turut.
"Saya tidak pernah membayangkan akan berdiri di sini sebagai petenis seperti sekarang ini. Ketika saya masih muda, saya tidak pernah berpikir akan mencapai level tenis setinggi ini," kata atlet asal Italia itu, dikutip dari ATP, Jumat.
Baca juga: Melaju ke semifinal Italian Open, Sinner pecahkan rekor Djokovic
Baca juga: Svitolina tundukkan Rybakina untuk kembali ke semifinal Italian Open
Dibesarkan di pegunungan Italia utara, petenis berusia 24 tahun itu sekarang hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk meraih kemenangan di turnamen ATP Masters 1000 di negaranya untuk pertama kalinya.
Jika Sinner berhasil merebut trofi di Roma, ia akan menjadi petenis kedua yang menyelesaikan Career Golden Masters, setelah Novak Djokovic.
Dominasi seperti itu membuat orang mudah melupakan bahwa Sinner belum pernah memenangi turnamen lapangan tanah liat di atas level ATP 250 hingga tahun ini.
"Saya rasa tahun lalu saya juga bermain tenis lapangan tanah liat dengan sangat baik. Mencapai final di sini dan di Paris. Tahun ini pertama kalinya saya memenangi sesuatu yang besar di lapangan tanah liat. Kepercayaan diri hasil dari proses yang kami coba hasilkan tahun demi tahun," kata Sinner, yang memenangi turnamen Monte-Carlo dan Madrid musim ini.
Sinner belum kehilangan satu set pun sejak pertandingan babak pertama di Madrid. Dengan mengalahkan Andrey Rublev 6-2, 6-4 di perempat final Italian Open 2026, unggulan teratas itu berhasil memperpanjang rekor tersebut menjadi 20 set berturut-turut, meskipun hanya berhasil memasukkan 39 persen servis pertamanya (12/31) di set kedua.
"Wajar jika suatu hari di turnamen anda sedikit lelah. Saya juga banyak bermain. Ini hari-hari yang sangat panjang bagi saya. Namun saya senang dengan bagaimana saya mengakhiri situasi ini," kata Sinner tentang persentase servis pertamanya yang sangat rendah. Sinner memiliki catatan 34-2 musim ini, menurut indeks menang/kalah ATP.
Baca juga: Swiatek kalahkan Pegula untuk melaju ke semifinal Italian Open 2026
Baca juga: Gauff siapkan pertarungan lawan Andreeva dalam perempat final Roma
Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
56 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·