Sony gandeng Bandai Namco kembangkan AI generatif untuk produksi video

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Sony menggandeng Bandai Namco Holdings dalam sebuah proyek percontohan kolaboratif untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan generatif (AI generatif) dalam produksi video.

Dilansir dari Engadget pada Jumat (8/5) waktu setempat, kemitraan tersebut diumumkan dalam paparan kinerja dan strategi korporasi terbaru Sony yang menempatkan AI sebagai salah satu fokus utama perusahaan dalam pengembangan teknologi.

Presiden dan CEO Sony Hiroki Totoki menyebut AI sebagai “penguat imajinasi manusia dan katalisator bagi kemungkinan baru”. Ia menegaskan teknologi tersebut tidak dimaksudkan untuk menggantikan seniman maupun kreator.

Terkait proyek bersama Bandai Namco, Hiroki mengatakan kedua perusahaan menilai terdapat peningkatan signifikan dalam kecepatan dan produktivitas kerja melalui pemanfaatan AI generatif.

Ia mengakui masih ada tantangan berupa konsistensi dan kendali terhadap hasil produksi, namun menurutnya AI memungkinkan tercapainya tingkat kualitas produksi yang sebelumnya sulit diwujudkan karena keterbatasan waktu.

Baca juga: Penjualan PS5 anjlok usai harga naik, Sony konfirmasi pengembangan PS6

Meski Bandai Namco dikenal sebagai perusahaan gim, Sony tidak secara spesifik mengaitkan proyek AI generatif tersebut dengan pengembangan gim. Namun, CEO Sony Interactive Entertainment Hideaki Nishino menegaskan teknologi AI kini semakin banyak diterapkan dalam ekosistem PlayStation.

Menurut Hideaki, AI dapat membantu mempercepat siklus pengembangan gim yang kini semakin panjang sekaligus membuka peluang lebih besar bagi lebih banyak kreator untuk masuk ke industri tersebut.

Sony juga mengungkap penggunaan AI oleh sejumlah studio pengembang gim internal seperti Naughty Dog dan San Diego Studio melalui alat animasi wajah bernama Mockingbird. Alat tersebut mampu menggerakkan model 3D berdasarkan hasil performance capture atau perekaman gerakan tubuh, ekspresi wajah, hingga suara aktor manusia.

Selain itu, AI digunakan untuk membantu membuat animasi rambut karakter dengan memanfaatkan video gaya rambut di dunia nyata untuk menghasilkan model digital yang lebih detail.

“Seiring kemampuan AI terus berkembang, peran para kreator kami akan tetap tidak berubah. Visi, desain, dan dampak emosional dari gim kami akan selalu berasal dari talenta studio dan para kreator kami. AI ditujukan untuk meningkatkan kemampuan mereka, bukan menggantikan mereka,” kata Hideaki.

Di sisi perangkat keras, AI juga menjadi inti teknologi PlayStation Spectral Super Resolution (PSSR) pada PlayStation 5 Pro. Fitur peningkatan resolusi berbasis AI itu kini telah diperbarui dan diterapkan oleh banyak judul gim.

Baca juga: Sony naikkan harga konsol PlayStation secara global

Baca juga: Peluncuran PlayStation 6 kemungkinan mundur hingga 2028 atau 2029

Baca juga: Sony hentikan produksi perekam Blu-ray Disc imbas permintaan turun

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.