SPBU Pertamina Radio Dalam dan Antasari Berhenti Jual Pertalite

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Fasilitas pengisian bahan bakar umum atau SPBU Pertamina di kawasan Radio Dalam dan Antasari, Jakarta Selatan, resmi menghentikan penjualan BBM jenis Pertalite mulai 1 Mei 2026. Perubahan kebijakan ini terjadi seiring dengan transformasi kedua titik pengisian tersebut menjadi SPBU Signature.

Pengalihan status operasional ini dikonfirmasi oleh Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, sebagaimana dilansir dari Detik Finance pada Kamis (7/5/2026). Ia menjelaskan bahwa stasiun pengisian yang telah berganti kategori tersebut kini tidak lagi melayani penyaluran bahan bakar bersubsidi.

"SPBU tersebut beralih mengajukan program peningkatan status untuk menjadi SPBU Signature, SPBU Signature memang tidak menjual BBM subsidi," ujar Roberth M.V. Dumatubun, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga.

Pihak manajemen menekankan bahwa model SPBU Signature sengaja dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda bagi konsumen melalui penyediaan sarana yang lebih mumpuni. Penekanan utama dari klasifikasi ini terletak pada aspek pelayanan serta kelengkapan fasilitas penunjang bagi para pelanggan.

"SPBU Signature ini lebih mengedepankan layanan dan fasilitas yang lebih lengkap dibanding SPBU yang masih menyalurkan BBM subsidi," jelas Roberth M.V. Dumatubun, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga.

Hingga saat ini, konsep tersebut sudah mulai diterapkan di beberapa lokasi strategis lainnya di wilayah Jakarta. Hal ini dilakukan untuk memetakan distribusi layanan berdasarkan kategori kebutuhan konsumen di lapangan.

"Contoh SPBU Signature yang sudah ada adalah SPBU Signature Pondok Indah ya salah satunya," ujar Roberth M.V. Dumatubun, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga.

Meski terdapat perubahan status pada beberapa SPBU tertentu, Pertamina memastikan akses terhadap bahan bakar penugasan pemerintah tetap terjaga. Masyarakat masih dapat menemukan produk Pertalite melalui jaringan SPBU reguler yang tersebar di wilayah lain di sekitarnya.

"Pertamina tetap berkomitmen melayani Pertalite untuk masyarakat sebagai Penugasan Pemerintah (PSO)," ujar Roberth M.V. Dumatubun, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga.